Aruna mengguncang bahu Keenan. "Jangan sekarang! Keenan, kamu janji tidak akan meninggalkanku! BANGUN!" Tim medis segera masuk setelah mendengar teriakan Aruna. Tak lama kemudian nando menarik paksa Aruna agar menjauh dari ranjang Keenan. "Aruna, menjauh sedikit, biarkan dokter bekerja dan membantu Keenan!" seru Nando, ia memberi kode pada Zaskia untuk memenangkan Aruna yang meronta-ronta di sudut ruangan. "TIDAK! KEENAN GAK BOLEH MENINGGAL, NANDO! DIA GAK BOLEH MENINGGALKAN AKU SEPERTI INI!" Aruna meraung, menyaksikan dokter menggunakan alat pacu jantung ke dada Keenan. DUG! Tubuh Keenan terangkat dari ranjang. DUG! Sekali lagi. Aruna jatuh berlutut di lantai, menutup telinganya, tidak sanggup mendengar suara mesin yang masih mendatar. Dalam hatinya, ia berteriak, memohon agar nyawanya saja yang diambil sebagai ganti. ”Denyut jantungnya kembali!" seru sang dokter. Aruna mendongak. Bunyi beep... beep... beep... kembali terdengar, meskipun sangat lambat. Dokter men
Read more