Menatap Belinda yang tengah bersandar di ranjang, Arga mempersempit tatapannya. Ia melangkah pelan mendekat. “Belinda, kamu benar-benar membuatku repot mencarimu,” ucapnya, suaranya tegang tapi mengandung nada lega.Malam itu, saat sambungan telepon mereka tiba-tiba terputus, Arga langsung meluncur ke kantor polisi dan mendapati bahwa Belinda jatuh sakit dan muntah darah. Panik, ia mengerahkan semua pengawal yang dimiliki Tommy. Jakarta seolah dijungkirbalikkan olehnya dalam pencarian tanpa henti.Selama dua hari, kekhawatiran membuatnya sulit tidur dan kehilangan selera makan. Belum lagi tekanan dari Tommy, yang menuntut agar Arga menemukan Belinda, atau jangan pulang sama sekali. Dalam tekanan luar biasa itu, Arga mencari siang dan malam, tanpa henti.Dan kini? Arga menemukannya di sini, duduk santai d
Mehr lesen