Untuk sesaat, tidak ada yang berbicara di dalam aula.Han Ruoxi menatap pelayan itu dengan alis sedikit berkerut.“Kasim Lu Dehai?” ulangnya pelan.Nama itu bukan nama sembarangan di ibu kota. Semua orang tahu siapa dia. Kasim kepercayaan Kaisar yang jarang muncul tanpa membawa maksud penting dari istana.Han Ruoxi segera berdiri. “Di mana dia sekarang?”“Beliau sudah berada di ruang penerimaan tamu, Nyonya,” jawab pelayan itu cepat. “Jenderal Zhao sedang menemuinya.”Han Ruoxi sedikit terkejut. “Fenglin?”“Ya, Nyonya. Jenderal baru saja menyuruh kami mempersilakan Kasim Lu masuk.”Wanita itu terdiam sejenak.Putranya bahkan belum sempat membersihkan diri setelah perjalanan panjang, namun sudah harus menemui utusan dari istana.Tatapan Han Ruoxi lalu beralih pada Yuwen Shuang.Tabib Liu yang tadi hendak memeriksa luka juga berhenti bergerak, seolah memahami bahwa situasi telah berubah.“Kau lanjutkan pemeriksaanmu nanti,” kata Han Ruoxi pada tabib itu dengan nada tenang. “Aku harus me
続きを読む