"Udah deh Sar, nggak usah usil sama urusan pribadiku. Pokoknya, bantu aja tanyakan kamar kosan itu," ketus Pram.Sarah mendengus di seberang sana. "Iya, iya. Ya udah, nanti aku kabarin lagi kalau udah tanya Ibu kos. Udah ya, aku mau lanjut kerja dulu."Telepon berakhir. Pram menyandarkan punggungnya di jok mobil, menatap lalu lintas yang semakin merayap. Tak lama kemudian, ponselnya bergetar kembali. Sebuah pesan masuk dari Bunga yang isinya mengatakan kalau dia mungkin baru pulang sore hari karena ada tambahan jam praktikum. Tak berselang lama, pesan dari Intan menyusul. “Mas Pram, aku belum butuh dijemput dulu. Aku mau main ke rumah temen,” tulis Intan.“Baiklah, Intan,” balas Pram singkat.Pram segera menghubungi Sisil melalui pesan singkat, bertanya apakah sang majikan butuh dijemput sekarang.“Banyak kerjaan numpuk yang ditinggalin sama Mas Mugi, Mas. Aku kayaknya bakal lembur sampai larut deh. Nanti mal
Last Updated : 2026-03-07 Read more