Sean melangkahkan kaki masuk ke ruang tamu. Suasana langsung memancarkan keanggunan yang tenang. Lantai marmer putih berkilau memantulkan cahaya alami yang masuk melalui jendela kaca besar, menciptakan kesan luas dan terang.“Silakan duduk, Tuan. Tuan Yasseen Mansour akan segera turun,” ucap seorang pria paruh baya.Di tengah ruangan, sebuah sofa kulit berwarna krem tersusun rapi, dikelilingi kursi berlengan dengan desain kontemporer. Meja kopi dari kaca dan kayu mahoni berdiri elegan, di atasnya vas kristal berisi bunga segar yang menebarkan aroma lembut.“Silakan, Tuan.” Elio memilih sofa tunggal untuk Sean. Seakan dia tahu arah datangnya tuan rumah.Suara gemericik air dari taman luar sesekali terdengar melalui pintu kaca geser, seolah menghubungkan ruang tamu dengan alam. Di sudut ruangan, rak buku berisi koleksi literatur internasional dan beberapa patung kecil dari batu kapur Mesir menegaskan selera seni sang tuan rumah.“Kami tidak bisa lama-lama,” tegas Elio.“Saya mengerti,” b
Last Updated : 2026-03-03 Read more