แชร์

Bab 22 Kebenaran

ผู้เขียน: Fit Tree Fitri
last update วันที่เผยแพร่: 2026-02-28 06:37:54
Sean terlihat santai di ruang makan. Pria itu menikmati sarapan seorang diri. Dia benar-benar tidak peduli dengan Maria yang diculik oleh musuhnya.

“Tuan. David mengirim pesan terusan dari penculik.” Elio memperlihatkan pesan kepada Sean yang baru selesai sarapan dan mereka sudah pindah ke ruang tengah.

“Abaikan saja,” ucap Sean.

“Baik, Tuan.” Elio baru saja akan menyimpan ponsel yang tiba-tiba berdering.

“Halo, David.” Elio menerima panggilan dari David.

“Apa aku bisa bicara dengan Sean?” tanya
Fit Tree Fitri

Terima kasih atas hadiah yang diberikan. Semoga suka dengan karya Akak ini.

| 18
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก
ความคิดเห็น (6)
goodnovel comment avatar
Fit Tree Fitri
Hehehe. Terima kasih ...️
goodnovel comment avatar
Nurliana Ali
paling pas itu up 2 bab deh kk hee...mulai pencarian maria asli makin seru
goodnovel comment avatar
Fit Tree Fitri
Terima kasih, Cinta...️
ดูความคิดเห็นทั้งหมด

บทล่าสุด

  • Obsesi Cinta Sang Mafia   Bab 110 Rasa Iri

    Semua mata melihat pada layar. Mereka menyadari bahwa Aisyah adalah ahli medis dan seorang dokter bedah terkenal dari keluarg Kairo. Mereka memiliki perusahaan teknologi di di bidang kesehatan. Menciptakan perlengkapan kedokteran dan memiliki teknik hebat di ruangan bedah. “Dia dokter Aisyah.” Mata yang tadi fokus ke layar kini berpindah ke Aisyah.“Kita tidak bisa meremehkannya. Pantas saja Sean rela memeluk agama Islam agar bisa menikahi dokter Aisyah.” Orang-orang yang awalnya menganggap Aisyah aneh dan rendah dari mereka tidak menyangka bahwa istri Sean adalah seorang yang cukup terkenal dan dicari.“Kemari, Sayang.” Sean menggandeng tangan Aisyah dan naik ke podium. Pria itu terlihat jelas pada istrinya. Dia tidak ragu dan khawatir lagi akan pandangan orang. “Selamat malam semuanya.” Aisyah memperkenalkan diri di depan semua orang.“Dia pasti cantik,” ucap seorang pria.“Itu sudah jelas. Apa kamu tidak mengenal Leana? Model sekaligus perancang busana.” Para pria.“Benar. Mereka

  • Obsesi Cinta Sang Mafia   Bab 109 Pesta Perkenalan

    Aula utama telah ramai oleh semua anggota keluarga mafia. Mereka sudah tidak sabar ingin bertemu dengan istri Sean. Wanita yang rela ditunggu hingga sepuluh tahun lamanya.“Apa Sean benar-benar sudah tiba di Amerika?” tanya seorang wanita paruh baya.“Tentu saja. Dia tidak akan bisa membantah permintaan Madam Heta.” Para wanita bergaya elit itu berbicara dengan angkuhnya.“Sean benar-benar setia. Tidak ada seorang wanita pun berani mendekatinya,” ucap seorang wanita.“Mereka tidak memiliki kesempatan untuk mendekat. Sean selalu dilindungi pengawal dan penjaga yang ketat sehingga tidak seorang pun bisa masuk ke dalam lingkarannya,” sambung yang lain.“Aku benar-benar penasaran dengan istri Sean. Apa dia sangat cantik?” tanya seorang wanita muda pada dirinya sendiri.Ruangan mewah tampak ramai, tetapi tetap elegan. Mereka adalah keluarga elit yang tahu aturan dalam permainan. Aula pesta berkilau dengan kemewahan yang nyaris tak tertandingi. Langit-langitnya menjulang tinggi, dihiasi lamp

  • Obsesi Cinta Sang Mafia   Bab 108 Istana Keluarga

    Sean dan Aisyah telah berada di dalam pesawat pribadi. Mereka akan terbang ke Amerika dengan lama penerbangan kurang lebih sebelas jam. Pergi di malam hari dan akan tiba di pagi.“Tidurlah, Sayang.” Sean memeluk Aisyah.“Ya.” Aisyah membenamkan wajahnya di dada Sean dan memejamkan mata. Dia tersenyum tanpa ada rasa takut. Wanita itu percaya apa yang akan terjadi padanya adalah takdir yang telah ditetapkan oleh Tuhan.Penerbangan benar-benar aman. Tidak ada gangguan apa pun. Semua berjalan dengan lancar. Sean cukup heran karena tidak ada drama penyerangan dari mereka berangkat hingga tiba di bandara. Semua terasa tenang dan tidak biasa.“Elio, apa penerbangan ini benar-benar tidak ada yang tahu?” tanya Sean merasa aneh pada perjalanan dirinya sendiri.“Tidak, Tuan,” jawab Elio.“Ini pertama kalinya.” Sean menoleh pada Aisyah yang baru saja keluar dari kamar mandi. Istrinya aman dan kembali padanya tanpa gangguan. “Aku benar-benar takut, laut yang tenang akan diterjang ombak yang ganas.

  • Obsesi Cinta Sang Mafia   Bab 107 Panggilan dari Amerika

    Aisyah tidak mendapatkan izin lagi keluar dari rumah. Sean tahu bahwa istri sedang dicari banyak orang gara-gara kecelakaan itu.“Apa kamu akan mengurung aku lagi?” tanya Aisyah pada Sean yang berada di ruang kerja. Pria itu dengan mudah pulih.“Untuk sekarang, kamu tidak boleh keluar rumah. Kejadian di atas jembatan benar-benar viral. Semua orang membicarakan kamu,” jelas Sean.“Aku merahasiakan bahwa Aisyah adalah istriku agar dia tidak menjadi sasaran musuh-musuhku.” Sean menatap Aisyah yang hanya diam.“Maaf,” ucap Aisyah lembut.“Sayang, apa kamu marah?” Sean bingung dengan permintaan maaf Aisyah karena dia tahu bahwa istrinya tidak bersalah.“Tidak. Kenapa aku marah?” tanya Aisyah tersenyum.“Kenapa kamu minta maaf? Kamu tidak pernah melakukan kesalahan apa pun,” tegas Sean.“Aku minta maaf karena telah membuat suamiku khawatir.” Jari-jari lembut Aisyah menyentuh pipi Sean. Dia duduk di pangkuan sang suami.“Tidak, Sayang. Kamu tidak perlu minta maaf. Aku terlalu mencintai kamu s

  • Obsesi Cinta Sang Mafia   Bab 106 Jatuh Cinta

    Sean benar-benar khawatir dengan posisi istrinya yang juga mungkin menjadi incaran Barron. Pria yang memiliki status cukup kuat untuk melawan dirinya. Seorang putra kesayangan presiden Amerika. “Sayang, apa kamu akan kembali lagi ke rumah sakit?” tanya Sean memperhatikan Aisyah yang sedang berganti pakaian di depannya. Wanita itu mengenakan piyama tidur yang cantik dan cukup seksi.“Siapa beli piyama ini?” Aisyah tersenyum melihat dirinya depan cermin.“Aku, Sayang. Itu hanya dipakai di dalam kamar. Tidak boleh keluar,” tegas Sean.“Sayang, aku tidak terbiasa pakai baju seksi.” Aisyah ingin melepas gaun malam yang disiapkan sang suami.“Jangan lepas, Sayang.” Sean hampir turun dari tempat tidur, tetapi Aisyah segera mendekati suaminya.“Kamu harus istirahat, Sayang. Jangan paksakan diri,” ucap Aisyah.“Aku tidak mengenakan pakaian seksi agar siap setiap saat dalam situasi dan kondisi apa pun. Pakaian panjang akan melindungi diriku,” jelas Aisyah.“Bagaimana jika terjadi gempa atau ser

  • Obsesi Cinta Sang Mafia   Bab 105 Gelang Aisyah

    Aisyah dan Sean duduk berdua di sofa. Mereka berpelukan sambil melihat layar tab. Pasangan suami istri itu menunggu Noah yang sedang mengurus kepulangan.“Permisi.” Pintu ruangan diketuk. Sean dan Aisyah menoleh bersama dengan tetap duduk bersama dengan mesranya.Sean segera memasang cadar di wajah Aisyah. Pria itu menutupi kecantikan sang istri. Tidak peduli di depan pria atau pun wanita. “Siapa?” tanya Sean menatap tajam pada dokter wanita yang sudah membuka pintu.“Kami mau menjemput dokter Aisyah.” Edo segera masuk dan menyingkirkan dokter wanita.“Untuk apa?” Sean menarik Aisyah duduk di pangkuannya.“Tuan Barron ingin bertemu dengan dokter Aisyah untuk berterima kasih,” ucap Edo memperhatikan Sean.“Tidak perlu. Istri saya memang suka menolong orang yang terluka. Dia tidak butuh ucapan terima kasih dan juga uang karena suaminya sangat kaya.” Sean tersenyum.“Kamu ini.” Aisyah mencubit hidung Sean dan beranjak dari pangkuan sang suami.“Sayang.” Sean terkejut melihat Aisyah yang

  • Obsesi Cinta Sang Mafia   Bab 21 Penculikan

    Malam semakin larut. Lampu kristal berkilauan di langit-langit ballroom hotel internasional memantulkan cahaya ke gaun-gaun berkilau dan jas hitam para tamu. Denting gelas sampanye berpadu dengan alunan musik jazz yang lembut, menciptakan suasana elegan yang seolah tak tergoyahkan. David dan Noah me

  • Obsesi Cinta Sang Mafia   Bab 20 Pesta Ulang Tahun

    Sean sibuk mencari informasi sepuluh tahun yang lalu. Dia hampir tidak pulang ke rumah dan lebih sering berada di kantor serta markas rahasia miliknya. Hubungannya dengan tunangan semakin merenggang. Pria itu memberikan kebebasan kepada calon istrinya.Maria yang tidak puas dengan acara pertunangan

  • Obsesi Cinta Sang Mafia   Bab 19 Rahasia

    Leana terduduk lemas di sofa. Dia masih ditemani Noah yang juga hanya diam menatap sang ibu.“Bagaimana sekarang, Ma?” tanya Noah.“Mama sudah tidak tahu lagi. Mama tidak menyangka semua akan terungkap dengan cepatnya. Kita telah kehilangan Maria.” Leana menangis dan memeluk Noah.“Dosa yang tidak s

  • Obsesi Cinta Sang Mafia   Bab 18 Mimpi Buruk

    Ruang terasa semakin sempit, seolah dinding merapat mendekat. Nafas Maria terputus-putus, bukan hanya karena tekanan yang mengekang, tetapi juga karena rasa panik yang merayap ke seluruh tubuh. Tangannya berusaha memukul lengan kekar Sean, mencari celah untuk melarikan diri. Pikirannya berputar anta

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status