Pelabuhan tua di Napoli diselimuti kabut malam dan asin laut. Lampu-lampu kuning redup bergetar di tiang besi, memantulkan bayangan panjang di atas kontainer berkarat. Angin membawa aroma garam bercampur bau bensin, seolah menyiapkan panggung untuk sebuah tragedi.Di balik deretan peti kemas, Sean, mafia muda yang tidak bisa diremehkan, berdiri dengan jas hitam yang basah oleh embun. Matanya tajam, penuh dendam. Barang berharganya berupa peti berisi senjata dan dokumen rahasia telah dirampas oleh musuhnya, Vito dan Sean datang datang untuk merebut kembali.“Vito memindahkan barang kita ke Pelabuhan Napoli, tetapi dia belum sempat membongkar,” jelas Elio.“Milikku harus kembali padaku,” tegas Sean“Sepertinya Vito memang menunggu Anda,” bisik Elio.“Ada dendam yang ingin dia balaskan.” Sean tersenyum tipis melihat Vito yang tanpa ragu berdiri di atas container. Menantang sang mafia muda."Malam ini, pelabuhan akan menjadi saksi. Barang itu bukan milikmu, Vito. Kau hanya pencuri yang men
最終更新日 : 2026-03-12 続きを読む