Ucapan salam kompak sekitar 20 murid mengudara bersamaan dengan bunyi bel pulang sekolah. Beberapa detik kemudian kegaduhan anak-anak keluar kelas pun tak bisa terelakkan. Sesuatu yang biasa terjadi di jam pulang sekolah atau istirahat. Tak terkecuali di ruang kelas 3 Einstein, kelas yang Kael tempati sekarang. Di kursinya Kael tengah membereskan alat tulis. Sesaat dia membalas kalem sapaan temannya yang keluar lebih dulu. “Kael,” panggil guru kelasnya yang masih duduk di balik meja guru.“Ya, Miss,” sahut Kael dengan ekspresi datar andalannya. Anak sembilan tahun itu mengangkat wajah, menunggu guru kelas itu mengucapkan sesuatu. “Papa kamu bilang, hari ini kamu dijemput nanny baru.” Meski nyaris tanpa ekspresi, Miss Luna, nama guru kelas 3 Einstein itu melihat kerut samar muncul di dahi anak muridnya itu. Beberapa saat tidak ada respons, Miss Luna menganggap Kael mengerti. Dia pun melanjutkan kegiatan membereskan bawaannya. “Miss, saya bisa minta tolong?” tanya Kael, membuat guru
Baca selengkapnya