Di ruang keluarga itu, Pak Fardhan dan Bu Elok sedang menunggu Arsel dan Salsa turun untuk bersiap ke masjid.Yang pertama turun justru Arsel. Dia melangkah sambil membenahi kancing di ujung lengannya. "Kamu pulang jam berapa semalam?" tanya Pak Fardhan."Sampai rumah jam empat, Pa.""Oh, adikmu mana? Kenapa lama banget dandannya." Pak Fardhan memandang ke arah tangga. Belum sempat dijawab oleh Arsel, Salsa muncul dengan kaftan yang sama persis seperti yang dipakai Bu Elok. Memang Salsa yang memilihkan. Pak Fardhan ingin mereka berseragam di hari lebaran begini. Dan Bu Elok mengalah. Manut dengan pilihan putri tirinya. Namun diam-diam dia juga membelikan baju lebaran untuk Kimmy. Walaupun anaknya tidak ada."Ayo, kita berangkat sekarang," ajak Pak Fardhan yang diikuti oleh istri, anak-anaknya, serta Mak Karti. Wanita yang sudah tidak memiliki siapa-siapa lagi. Jadi apapun yang terjadi, tetap tinggal di rumah keluarga itu.Ketika melangkah menuju masjid, orang-orang pada bertanya di
Read more