Refleks, Mila memiringkan kepalanya. Membiarkan pria itu mendekat. Jari pria itu menyapu halus permukaan tatonya, membuat lapisan make up yang tadinya menutupi tato itu, terangkat.“Hmmm… “ gumam Mila, alisnya terangkat tipis.Alex tersenyum kecil, matanya kembali menatap mata Mila namun tidak bertanya lebih jauh. Membiarkan jika wanita itu memang tidak ingin menjelaskan apapun. Tubuh pria itu kembali ke posisinya.“Aku sudah menduga kamu berbahaya, Mila,” ujarnya ringan.Mila menoleh, “bahaya yang kamu suka?”Alex tertawa kecil. Menatap sisa sapuan make up di ujung jarinya, “Hans benar waktu dia bilang kamu itu special.”Kening Mila berkerut. “Special?”“Iya,” angguk Alex, menunjukkan ujung jarinya. “Tapi aku ngga berpikir sespesial itu sampai harus menyembunyikan tato kamu dari aku.”Mila masih tidak mengerti. Dia sendiri sebenarnya bingung, kenapa tatonya harus ditutup make up.“Tapi aku ngga…”“Mila,” potong Alex. “Tato kamu itu…”Ia berhenti. Tatapannya kembali ke tato Mila lalu
続きを読む