Suasana di kamar rawat itu perlahan mulai terasa lebih tenang, meskipun sisa ketegangan dari drama sebelumnya masih membekas di udara. Om Krisna berdiri, merapikan setelan jasnya yang sedikit kusut. Ia melirik jam tangannya, lalu menatap Althea dengan tatapan kebapakan yang tulus. "Thea, Om harus pergi sebentar untuk mengurus beberapa dokumen di kantor polisi dan memastikan pengacara kita sudah bergerak mengunci aset perusahaan. Om tidak akan membiarkan mereka punya celah," ucap Krisna tegas. Tepat saat itu, pintu kamar terbuka pelan. Kael melangkah masuk dengan pembawaan yang jauh lebih tenang namun tetap waspada. Matanya langsung tertuju pada Althea sebelum beralih ke arah Krisna. Om Krisna menepuk bahu Kael pelan saat mereka berpapasan di dekat pintu. "Kael, aku titip Althea sebentar ya. Jaga dia baik-baik." Kael mengangguk dengan sorot mata yang sungguh-sungguh. "Baik, Om. Aku akan menjaga Althea." Om Krisna pun pergi keluar sambil menatap layar ponselnya, jarinya bergerak
続きを読む