“Sora, apa yang kamu lakukan?” tanya Figo sesaat setelah dia keluar dari kamar mandi dan mendapati wanita itu tengah sibuk mengepak barang-barang yang berserakan di seisi kamar.Sora dengan tenang menjawab, “Aku lagi beresin barang-barangku sama Shopie.”“Tinggalkan!” titah Figo dengan nada suara tak ingin dibantah.“Kenapa aku harus meninggalkan pekerjaanku?” tanya Sora, bingung.Figo mengembuskan napas berat dan bergegas menghampiri, berjongkok di samping Sora lalu meraih tangannya agar wanita itu berhenti.“Pekerjaan sebanyak ini bisa membuatmu lelah. Kamu belum boleh kelelahan.”Mata Sora merotasi malas. “Figo, dengar. Cuma melipat pakaian dan memasukkannya ke dalam koper nggak akan membuat jantungku berdebar-debar,” jawabnya, lalu melipat tangan di dada seraya menatap Figo dengan mata menyipit. “Coba bandingkan dengan kamu yang membuatku begadang semalaman karena bercinta denganmu, menurutmu mana yang paling ‘berbahaya’ untuk jantungku?”Mata Figo mengerjap pelan, kata-kata Sora
Baca selengkapnya