Saat Brody tiba di rumah sakit, dia melihat Frida sedang duduk di ranjang dengan mata berkaca-kaca."Frida!"Brody segera memeluknya dan membujuk dengan suara rendah."Aku sakit." Air mata Frida berlinang dan menetes ke jas Brody, membasahi sebagian besar kainnya."Pak Brody, tadi aku ingin memilihkan dasi untukmu di pusat perbelanjaan, tapi nggak sengaja terpeleset ...." Kemudian, dia terisak dan melanjutkan, "Pak Brody, maafkan aku. Kalau anak ini benar-benar nggak ada, aku bukan hanya bersalah padamu, tapi juga sama Nenek ....""Nggak apa-apa, nggak apa-apa." Brody mengelus perutnya yang membesar, sedangkan tangan satunya lagi menyeka air mata Frida dengan gerakan yang semakin lembut."Anaknya nggak apa-apa. Dia baik-baik saja, jangan khawatir."Frida berusaha tampak lemah, "Pak Brody, aku tahu ... aku hanya bisa tetap di sisimu selama ini, menerima perhatianmu, karena aku mengandung anakmu.""Pak Brody, sebenarnya aku ...." Dia berhenti sejenak, lalu melanjutkan, "Sebenarnya aku su
اقرأ المزيد