Seminggu lagi pernikahan Adista akan dilaksanakan dengan tunangannya, Stevan. Sore ini Adista berencana mengambil pesanan cincin, tapi mobilnya terhenti karena ada pertengkaran preman di tengah jalan sepi itu."B-Bu, mungkin kita cari jalan lain saja," bisik Hana, asisten pribadi Adista, memperlambat laju mobilnya."Astaga, itu pengeroyokan?"Di dalam gang, lima orang pria berbadan besar sedang membabi-buta memukuli seorang laki-laki yang terlihat sudah tergeletak tak berdaya. "Bu Adista, jangan bertindak macam-macam. Kita telepon polisi saja! Saya tidak mau ibu kenapa-kenapa." Hana cemas. Adista suka bertindak di luar dugaannya. Terkadang ide di kepalanya terlalu liar bagi Hana. "Kelamaan kalau nunggu polisi. Keburu mati orang itu. Aku harus menolongnya," ujar Adista.Sebelum Hana sempat mencegah, Adista sudah melepas sabuk pengaman, dan keluar dari mobil."Bu Adista! Ingat, anda sekarang pakai rok span, ya Tuhan! Bu Adista! Bu, jangan!" jerit Hana histeris dari dalam mobil.Adist
최신 업데이트 : 2026-04-20 더 보기