Fajar menyingsing di ufuk timur Maldives, memancarkan semburat warna merah jambu dan emas di atas air laut yang jernih sehangat kristal. Di balkon water villa, Noah berdiri mematung dengan cangkir kopi yang sudah mendingin di tangannya. Matanya nampak merah karena tidak tidur semalaman. Setiap kali ia memejamkan mata, aroma mawar dan bisikan mendayu dari Icha seolah kembali terngiang, meruntuhkan harga dirinya sebagai pria yang terbiasa memegang kendali."Sial," umpat Noah rendah, meremas pegangan pagar balkon dengan gusar. "Gadis itu benar-benar membuatku gila."Sementara itu, di dalam kamar, Icha melangkah keluar dengan penampilan yang sangat segar. Ia mengenakan gaun pantai kasual berwarna putih bersih, rambutnya dibiarkan terurai ombak kecil ditiup angin laut. Ia menatap Noah yang nampak frustrasi dengan pandangan santai, seolah kejadian menegangkan di atas ranjang semalam tidak pernah terjadi."Selamat pagi, Tuan Noah," sapa Icha, suaranya terdengar sangat ringan di antara desir
Last Updated : 2026-05-25 Read more