Malam harinya, Icha duduk di balkon kamarnya yang baru. Angin malam bertiup cukup kencang, menerbangkan beberapa helai rambutnya. Ia menatap gerbang utama mansion yang dijaga ketat. Ketenangan dua hari ini hanyalah ilusi, ia tahu itu. Noah akan segera pulang, membawa serta seluruh amarah, racun, dan hasutan yang ia terima selama dua hari penuh di rumah sakit.Icha meraba kalung kecil peninggalan Om Alif yang melingkar di lehernya, satu-satunya pengingat akan kasih sayang yang tulus dalam hidupnya. "Om, Icha tidak akan membiarkan mereka menang. Icha akan buat Tuan Noah sadar bahwa pria itu telah melakukan kesalahan terbesar dalam hidupnya: mencoba menghancurkan wanita yang tidak lagi punya rasa takut."Misi Icha sudah terkunci: ia akan menjadi duri yang paling menyakitkan dalam setiap napas Noah. Ia tidak akan memohon cinta yang tidak akan pernah ada, ia tidak akan mencari perhatian yang hanya berujung hinaan. Ia akan menjadi sosok yang paling tak terduga—wanita yang berwibawa, cerdas,
Last Updated : 2026-05-12 Read more