Ana yang sejak awal berniat menyembunyikan kehamilannya dari Alsya, kini justru harus menghadapi bahwa sahabatnya itu sudah mengetahui atas kehamilannya."An, jawab aku. Apa kamu sedang hamil?" tanya Alsya sekali lagi.Namun Ana tetap diam, ia masih terbaring di atas ranjang perawatan dengan wajah pucat. Tatapannya masih sengaja ia dialihkan ke arah lain, tidak ingin menatap sahabatnya itu.Alsya mengembuskan napas panjang. Ia tahu Ana sedang menyembunyikan sesuatu.Tetapi sebelum Alsya kembali bertanya, Alsya menoleh pada perawat yang masih berada di ruang perawatan."Maaf, Nona. Sebaiknya biarkan Nona Ana beristirahat terlebih dahulu. Makan siangnya juga harus segera dihabiskan," ujar perawat itu."Aku tahu," kata Alsya. "Sus, apa benar sahabat saya ini sedang hamil?" tanya Alsya lagi, karena kabar kehamilan Ana keluar pertama kali dari perawat tersebut.Perawat tersebut menganggukkan kepala. "Benar, Non. Usia kandungan Nona Ana sudah memasuki usia sepuluh minggu."Alsya terdiam, se
อ่านเพิ่มเติม