Apa ia keterlaluan dengan Alfan? Di saat tadi malam suasana keintiman mulai menguasai keduanya, tapi kenapa rasanya sensitif sekali. Astaga, apa mungkin hari ini ia akan datang bulan, moodnya jadi tidak jelas. 'Katanya mau berusaha untuk marah hati Alfan? Apakah ia salah jika melunjak sedikit karena di satu susu ia ingin di mengerti, di dengar bahkan di cintai dengan tulus? 'Pikiran-pikiran yang berkutat di otaknya membuat sakit kepala, harusnya ia minta maaf soal tadi malam?. "Tenangkan dirimu Karina, " Monolognya pelan lalu ia meneguk air putih. "Ehem.. " Tiba-tiba suara deheman Alfan dari belakang mengudara, membuat Karina melirik ke arah suaminya yang terlihat turun dari tangga, sudah siap untuk berangkat kerja. Alfan balas menatap Karina dengan canggung. "Pagi Karina, " Sapa Alfan basa-basi, lalu tersenyum kaku. Karina sendiri tercengang melihat tingkat Alfan, tidak seperti biasa. Matanya berkedip-kedit dengan ekspresi kikuknya. Setelah sembuh dari demam suaminya semakin ane
더 보기