"Mas kok Mas mau rawat aku? Kemarin padahal marah-marah, " Ungkap karina halus, ia sudah duduk di ranjang dengan punggung menyandarkan ke dipan ranjang. Suaminya itu masih menatap lekat dirinya, dan melipat tangan ke dada. "Nanti kamu lapor ke mamah sama ibu, kalau saya suami yang kejam, " Komentar Alfan acuh, membuat karina mendengus malas. "Lagi pula kamu pagi-pagi sudah protes saja. Mana rasa Terima kasih kamu untuk saya? " Sambung Alfan dan menatapnya mengintimidasi. Karina mencoba menutup mata sebentar, lalu ia tersenyum penuh paksa ke arah Alfan. "Iya Mas Alfan, Terima kasih banyak ya sudah merawat saya yang manja ini. Saya akan selalu mengingat kebaikan Mas Alfan sampai mati. Mas Alfan ini sangat baik rupanya, " Tutur karina tenang, kedua tangan nya menyatu dengan tatapan binar si iris matanya. Alfan menyeringai tipis. "Saya tidak sembarangan memeberikan kebaikan Karina, jadi kamu harus ingat terus, " Lontar pria itu dengan telunjuk besarnya menekan lembut kening ka
最終更新日 : 2026-05-09 続きを読む