"Kamu mau pesan apa? " Tanya Salsa ramah, tersenyum lebar. "Saya macha latte aja Mbak Salsa, " Ujarnya halus, membuat Salsa langsung mengkonfirmasi langsung kepada waiters cafe. "Maaf ya aku tiba-tiba saja ngundang kemari, " Selorohnya santai, lalu menyilangkan kaki jenjangnya yang mulus. Seakan menunjukkan siapa yang berhak bicara di sini. Karina tersenyum tipis menanggapinya. "Jujur saja saya kaget karena Mabk Salsa bisa dapet nomer saya, " Ungkap Karina lembut, ia menyatukan kedua tangannya di pangkuan, menabak-nebak apa yang ingin dibicarakan perempuan didepannya ini. "Ouh, aku dapat dari media sosial kamu Rin. Kamu kan illustrator art kan? Ada nomer kamu di bio, " Jelas Salsa menatao Karina cukup mendominasi. "Langsung saja Mbak, apa yang ingin Mabk omongin sama saya? " To the point Karina, sikapnya cukup tenang. Salsa tertawa pelan, sambil menutupi mulutnya seakan menutupi sesuatu. "Kamu ini nggak suka basa-basi ya ternyata. Tapi sebelumnya aku mau ngucapin sela
Read more