Dari ketinggian ini, hutan itu tidak punya ujung.Itu yang pertama kali Caelan sadari ketika mereka sudah terbang cukup tinggi untuk bisa melihat ke segala arah sekaligus.Bukan hutan yang bisa dikelilingi dalam satu hari, bukan hutan yang bisa dipandang dari satu titik dan terlihat batasnya di kejauhan. Ini hamparan hijau yang meluas ke semua arah tanpa tanda bahwa ada sesuatu yang lain di baliknya—tidak ada garis horison yang berubah warna, tidak ada titik di mana kanopi tidak lagi ada.Hanya hijau, dan lebih banyak hijau, dan di balik lebih banyak hijau itu, masih lebih banyak hijau lagi.Caelan terbang ke arah barat, Rex di sisinya.Satu jam berlalu.Di bawah mereka, hutan itu tidak berubah dengan cara yang signifikan. Pohon-pohon yang sama besarnya, kanopi yang sama rapatnya, kabut yang sama tipisnya.Sesekali ada celah di antara kanopi yang memperlihatkan tanah di bawahnya—tanah yang gelap, subur, dengan vegetasi di bawah pohon-pohon besar yang punya ukurannya sendiri yang tidak
อ่านเพิ่มเติม