Caelan melipat kain itu dengan rapi—empat lipatan, dengan bagian yang mengandung cairan di dalam, terlindung dari udara luar. Lalu disimpan ke dalam saku hanfu putihnya.Baru setelah itu dia menatap Rex."Kau sudah memahami semuanya, Rex?"Ekspresi serius yang tadi terpasang di wajah Rex sejak proses pengobatan dimulai mengendur—tidak sepenuhnya hilang, tapi bergeser ke sesuatu yang lebih biasa, lebih seperti cara Rex biasanya menatap Caelan ketika menjawab sesuatu yang sudah jelas jawabannya."Aku sudah memahami semuanya dengan sangat baik, Papa."Rex tidak menjelaskan lebih panjang dari itu, tapi Caelan sudah cukup mengenal Rex untuk tahu bahwa di balik kalimat pendek itu ada sesuatu yang jauh lebih terperinci dari yang diucapkan.Dan perlu diketahui, yang Rex pahami bukan hanya urutannya—bukan sekadar pertama ini, lalu itu, lalu ini. Yang dia pahami adalah mengapa setiap langkah ada di posisinya, mengapa frekuensi energi spiritual yang digunakan di Quchi berbeda dari yang digunakan
อ่านเพิ่มเติม