Pagi itu, Valeria datang ke Academia Real de Velmora dengan perasaan yang jauh dari kata tenang.Tidurnya tidak nyenyak. Sejak malam sebelumnya, pikirannya terus dipenuhi berbagai kejadian yang membuatnya muak. Ia masih teringat bagaimana namanya dicantumkan dalam catatan pengamatan keluarga Valencia, seolah-olah seluruh perjuangannya selama ini hanya bagian dari eksperimen seseorang.Hari yang buruk ternyata belum selesai.Pagi-pagi sekali, Isabella meneleponnya. Pemilik tempat tinggal mereka meminta pembayaran yang tertunda, sementara pekerjaan tambahan yang selama ini diandalkan ibunya terpaksa dihentikan karena pemilik usaha mengalami masalah keuangan. Isabella berusaha terdengar biasa saja, bahkan sempat melontarkan candaan agar Valeria tidak khawatir.Namun, Valeria mengenal suara ibunya.Ia tahu perempuan itu sedang menahan kecemasan.Setelah telepon berakhir, Valeria hanya mampu menatap layar ponselnya cukup lama.
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-11-02 อ่านเพิ่มเติม