Mark akhirnya tiba di Milan, dengan buah tangan yang ia bawa dari Palermo, ia mendatangi rumah kakak angkatnya, Wendo.Ia ketuk pintu kayu sederhana itu dengan senyuman yang begitu lebar.“Iya sebentar,” suara itu, suara kakak iparnya, Lesan.Begitu pintu dibuka, benar saja, Lesan membelalak terkejut akan kedatangan Mark ke Milan.“Sayang cepat kemari,” teriak Lesan pada suaminya membuat Mark hanya tersenyum melihat bagaimana antusiasnya mereka atas kedatangannya.“Ada apa sayang?” Tanya Wendo dari dapur, seketika Wendo terdiam di tempatnya, mulutnya terbuka, lalu detik kemudian ia langsung berlari memeluk Mark dan memukuli punggungnya penuh kebahagiaan.“Mark, kau datang!” Pekiknya dengan riang membuat Lesan hanya bisa tersenyum penuh haru melihat persaudaraan mereka.Mark mengangguk, tubuhnya kembali dipeluk, bisa Mark rasakan pelukan itu sungguh tulus dan hangat penuh kasih sayang.Meski Wendo hanya sekedar kakak angkat, bagi Mark Wendo adalah segalanya, kakak yang hebat baginya.“
Última atualização : 2026-08-29 Ler mais