Amanda seolah-olah baru menyadari bahwa Debora juga ada di sana. Dia segera menghentikan suaranya, lalu berkata dengan nada meminta maaf, "Maaf ya, Bora. Aku cuma ingin mengenang masa sekolah dulu, nggak ada maksud lain."Kilatan ejekan melintas di mata Debora. Jika Amanda benar-benar tidak punya maksud lain seperti yang dia katakan, bagaimana mungkin dia hanya membicarakan kenangan antara dirinya dan Bravy saja?Tentu saja, Amanda hanya ingin membangkitkan kembali perasaan Bravy padanya, sekaligus diam-diam memberi tahu Debora sebagai istri bahwa dirinya, sang cinta pertama, adalah sosok yang spesial bagi Bravy.Namun, apa pun yang Amanda pikirkan, semua itu sudah tidak ada hubungan lagi dengannya."Nggak apa-apa, aku nggak keberatan kok." Nada suara Debora tetap tenang.Amanda tidak menyangka reaksinya akan setenang itu. Ekspresi sedih yang sudah dia persiapkan langsung membeku sesaat.Bravy sama sekali tidak menyadari arus ketegangan tersembunyi di antara mereka. Namun, saat sudut m
閱讀更多