Langit siang itu tampak begitu bersih, nyaris tanpa awan. Matahari menggantung tepat di atas deretan gedung pusat bisnis, memantulkan cahaya yang menyilaukan pada dinding-dinding kaca pencakar langit yang menjulang angkuh. Di luar sana, udara barangkali terasa gerah dan menghimpit, namun di dalam markas besar Barrone, suhu tetap terjaga stabil—dingin, kering, dan sunyi.Di koridor, para karyawan bergerak dalam ritme yang presisi. Suara mesin printer yang bekerja monoton, denting keyboard yang saling bersahutan, hingga gumaman percakapan yang tertahan, melebur menjadi latar suara khas jam kerja yang sibuk namun teratur.Isabela duduk di ruangannya yang tidak terlalu luas, namun tertata dengan ketelitian yang kaku. Matanya menatap layar komputer, namun fokusnya telah lama luruh. Pikirannya masih tersangkut pada sisa-sisa kejadian pagi tadi, memutar kembali memori yang sebenarnya ingin ia enyahkan dari kepala.Hening itu pecah oleh ketukan pelan yang ritmik.Tok. Tok.Isabela menoleh, me
Last Updated : 2026-06-18 Read more