"I-iya, aku Teja Surya, anaknya Pak Toni," jawab Teja dengan nada sedikit gugup karena terpana melihat kecantikan sang selebgram."Salam kenal, Ja. Aku Sari, langganan pijat ayahmu sebelum beliau memutuskan buat pensiun. Mau minum apa nih? Biar dibikinin sekalian sama si Bibi tadi," sapa Sari dengan ramah seraya mendekat ke arah sofa."Ah, nggak usah repot-repot, Sar. Air putih aja udah cukup kok," tolak Teja dengan halus mencoba bersikap sesopan mungkin."Yakin cuma mau air putih aja? Nggak mau air susu?" goda Sari sambil mengerlingkan matanya dengan tatapan yang sangat manja dan penuh arti."Eh, i-iya, air sus— eh, air putih aja, Sar," jawab Teja yang langsung gelagapan dan salah tingkah akibat candaan menjurus dari janda muda berusia dua puluh tahun tersebut.Sari mengangguk-angguk sambil menahan senyum lucunya, lalu ia berbalik memanggil pembantunya."Bi, siapin air putih dingin sama camilan ya, terus bawa langsung ke kamar atas aja nanti," teriak Sari memberikan perintah pada asi
Mehr lesen