"Pria bodoh itu bukan pangeran bisnis Svarga, melainkan seekor anjing penurut yang berlutut di bawah kakiku!" gelak Safira melengking memecah keheningan ruang makan. Lady Eliza menepuk tangannya kegirangan, menyiramkan anggur merah ke piala kristal di hadapannya demi merayakan kebodohan Lazarus. Ketundukan mutlak sang pangeran Svarga dinilai sebagai bukti betapa mudahnya pria itu ditekuk hanya dengan umpan cinta tulus palsu. "Tiga tahun Salsabila bertunangan dengannya, putri sulungku itu hanya dijadikan pembantu tanpa dibayar sepeser pun! Salsabila dengan bodohnya mau mengobati Lazarus yang terluka, memasakkan makanan untuknya, merawatnya hingga sembuh, bahkan rela berkorban nyawa demi membuat gelang keberuntungan dari sisa-sisa sihir di area terlarang klan Svarga," cetus Jasper seraya menghantam meja makan dengan tawa puas yang memuakkan. "Kau benar, suamiku. Aku pun mendengar kabar itu. Bagiku, itu salah satu tiket memasukan klan Chr
Zuletzt aktualisiert : 2026-07-25 Mehr lesen