Hari telah berganti, pagi ini Theo sudah diperbolehkan pulang oleh dokter karena demamnya sudah turun dan Theo tidak lemas lagi. Graham datang berniat menjenguk Theo, akan tetapi mengetahui Diana dan si kembar akan pulang, pria itu berniat mengantarkan mereka. "Sungguh tidak apa-apa kalau kau mengantarkan kami pulang, Graham? Kau tidak sibuk?" tanya Diana menatap sahabat prianya itu. Dengan senyum manis Graham menggeleng. "Tidak, Diana. Aku hanya ada meeting hari ini, itu pun sore nanti." Mendengarnya, Diana tersenyum. Wanita itu pun mengangguk kecil. "Baiklah, kalau begitu...." "Ma, kita pulang sekarang, ya?" tanya Theo melihat mamanya sibuk mengemasi pakaian Theo selama di rumah sakit. "Iya, Sayang. Theo hari ini sudah boleh pulang," jawab Diana mengusap pucuk kepala Theo. "Kalau sudah sampai di rumah, Leo mau tidur, Ma," sahut Leo yang kini masih meringkuk di atas sofa. Diana terkekeh mendengarnya dan mengangguk pelan. "Sudah siap semuanya. Aku akan memanggil dokter dulu,
閱讀更多