Aku melangkah masuk ke salah satu mega-mansion yang berderet di Vaucluse Road, kediaman Attila sekaligus tempat sepupunya, Dilara, tinggal. Begitu sampai di ruang kerja Dilara, kata-kataku meluncur begitu saja dari mulutku, menjelaskan kemarahanku.“Kau dan Berk pembunuh!” umpatku sambil menunjuk wajahnya.Alih-alih terkejut, perempuan itu justru membalas tatapanku dengan senyum meremehkan. Ia terdiam sejenak, sepertinya membayangkan pertemuannya malam itu.Aku masuk ke kamar Berk ketika ia sedang berdiri di depan cermin, merapikan dasi yang dikenakannya.“Kau terlihat tampan malam ini, Berk.”“Kau selalu menikmati ketampananku, kan?” Ia tersenyum ke arahku, lalu langsung menarikku ke dalam pelukannya. Lidah kami bertaut liar.“Sebentar lagi pesta dansa. Ines menunggumu di sana.”“Dia bisa menunggu setengah jam lagi.”“Berk...” rintihku saat Berk mengambil alih kendali ciuman kami, menjilat leherku, lalu mendorongku ke pintu kamar penginapan yang terkunci.Lalu dengan gerakan yang kasa
최신 업데이트 : 2026-10-03 더 보기