"Aduh, ponselku masih mati, kak Max juga nggak jemput - jemput, aku harus pulang pakai apa?"Sylvia menekan tombol daya ponselnya berulang kali secara brutal, berharap tiba-tiba ada keajaiban dan ponselnya bisa menyala kembali, tapi layar benda pipih itu tetap menghitam. Mati total."Sial," rutuknya pelan, mengantongi kembali ponselnya dengan kasar.Ia mendongak, menatap jalan raya di depannya. Hari sudah mulai gelap. Lampu-lampu jalan raya di sekitar area kampus perlahan menyala. Suasana yang tadinya ramai oleh mahasiswa kini berubah lengang, hanya menyisakan suara jangkrik dan kendaraan yang melintas sesekali.Karena ponselnya mati, Sylvia tidak bisa memesan taksi daring, tidak bisa menghubungi Damien, dan tidak bisa menelepon Maxwell. Tidak ada pilihan lain selain berdiri di tepi jalan, berharap ada taksi konvensional yang lewat.Angin malam berembus, membuat Sylvia mengusap kedua lengannya. Gelisah mulai merayap di dadanya. Lima belas menit berlalu, tak satu pun taksi terlihat.Ti
Last Updated : 2026-08-23 Read more