“Semalam kamu pulang jam berapa, Lun?”Sekar memulai pembicaraan saat sedang sarapan bersama Luna dan juga Leon. Matanya memandangi Luna yang tengah menikmati sarapannya. “Semalam saya pulang jam sembilan lewat, Bu,” jawab Luna. Sekar mengangguk-angguk kepalanya. “Oh, pantas Ibu nggak lihat. Jam segitu Ibu udah tidur.”“Memang seharusnya jam segitu udah tidur, Ma. Tapi, ada yang bandel pulang melewati batas waktu.” Tiba-tiba Leon menyahut sambil memberikan lirikan tajam pada Luna. “Yaudah, gapapa. Mungkin tugasnya lagi banyak.” Sekar tersenyum memaklumi sambil memandangi Luna yang kini sedang menundukkan kepalanya. Lantas Sekar menoleh pada Leon. “Kamu jangan terlalu galak sama adikmu, Leon. Kasihan Luna jadi takut sama kamu.”“Harus berapa kali aku bilang dia bukan adikku?!”Suara Leon sedikit meninggi, membuat Luna dan Sekar sedikit terkesiap ketika mendengarnya.Luna menatap Leon yang hari ini terlihat semakin menyeramkan dari biasanya. Hari masih pagi, tetapi Leon sudah tampak
Zuletzt aktualisiert : 2026-09-23 Mehr lesen