Khalif Bumi Djayanagara Direktur Utama PT Gemah Svarga yang baru berusia tiga puluh dua tahun. Tampan, pintar, berotot, cool, minusnya sangat cool sampai-sampai ia jadi lebih dingin dan mematikan daripada ac sentral yang sudah dipasang enam belas derajat dan siap membekukan seisi kantor.Ekspresinya cuma satu. Datar. Kalaupun lucu, ia tidak tertawa. Tapi kalau marah, mulutnya memang diam hanya saja matanya sudah membara. Suasana hatinya sangat sulit ditebak, kecuali membuat kesalahan, sudah pasti mulut pedasnya akan bersabda dengan mematikan.Jika orang lain marah dengan cara berteriak, Khalif justru sebaliknya. Suaranya akan terdengar semakin pelan dan dalam, dan itu jauh lebih menakutkan bagi siapa saja yang mendengarnya.Kini pria itu masih setia memandangi Sera. Hanya Sera. Keduanya yang menunduk kini tak ada yang berani menatap Khalif, hanya bisa saling pandang sambil menelan ludah kasar.“Kenapa kok gak di terusin?”Sera pun segera melompat dari kursinya dan kemudian memberan
Zuletzt aktualisiert : 2026-09-20 Mehr lesen