Novels
Short Stories

Genres

All
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Gairah
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Characters

27
All
Mandiri
Pelakor
Psikopat
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
Show more

Plot & Setting

27
Karma×
All
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Dewasa 18+
Menggoda
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Perundungan
Penebusan
Sistem
Kehamilan
Nikah Kontrak
Cinta Lama Bersemi Kembali
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Kekuatan Super
Pusat Perhatian
One Night Stand
Petualangan
Show more

Themes

16
Pusing×
All
Plot Twist
Drama
Gairah
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Semangat
Multi POV
Show more

Pusing Karma Short Stories & Novels

Discover a collection of engaging Pusing Karma short stories with compelling plots and immersive storytelling. Perfect for readers seeking one-hour short stories and quick, immersive reads online.
Manusia Kelabang - undefined novels & stories
Emira Zeynath
Kamu pernah dengar manusia kelabang? Pertama-tama, siapkan sepuluh ribu kelabang dewasa yang masih hidup. Tambahkan 13 gadis perawan. Pada bulan agustus, masukkan mereka semua ke dalam ruangan tertutup yang terbuat dari batu, tanpa diberi makan dan minum. Tiga puluh hari kemudian, sepuluh ribu kelabang dewasa dan para gadis itu akan berubah menjadi sesuatu yang berbeda.
Misteri Ular Xaver - undefined novels & stories
Inaya Barakah
Ibuku pergi berwisata ke Kota Xaver dan pulang membawa patung dewa ular. Katanya, patung itu harus disembah dengan darah menstruasi gadis perawan agar bisa membuat awet muda. Dia memaksaku memberikan darahku untuk patung itu, bahkan memotong rambutku dan melilitkannya di kepala ular. Aku tak berani memberitahu ibuku kalau aku diam-diam pernah menginap di hotel bersama pacarku waktu kuliah. Dua bulan kemudian, kulitnya mulai muncul bercak biru seperti sisik, bahkan dia mulai mengalami proses pergantian kulit seperti ular.
Hitungan Mundur Di Atas Kepala - undefined novels & stories
Kiah Nyla
Karena bisa melihat hitungan mundur kematian di atas kepala orang-orang terdekat, sejak kecil aku dianggap sebagai pembawa sial oleh keluargaku. Aku pernah menyebutkan waktu kematian kakek, ayah dan ibu. Mereka semua meninggal dalam waktu satu hari karena berbagai kecelakaan. Ketiga kakak laki-lakiku percaya itu adalah kutukanku yang membunuh mereka, sehingga mereka semua sangat membenciku. Sementara adik perempuanku yang lahir melalui proses persalinan yang sulit dan menyebabkan ibu meninggal, justru tumbuh besar dengan penuh kasih sayang. Kakak-kakakku berkata bahwa adikku adalah pembawa keberuntungan. Sejak dia lahir, kehidupan keluarga kami menjadi lancar dan bahagia. Tapi bukankah ibu meninggal karena melahirkan dia? Di hari ulang tahunku yang kedelapan belas, aku melihat hitungan mundur kematianku sendiri melalui cermin. Aku membeli sebuah kotak abu yang kusukai untuk diriku sendiri. Kemudian, aku memasak banyak hidangan yang memenuhi meja makan, berharap bisa makan malam terakhir bersama kakak-kakakku. Namun, hingga hitungan mundur itu berakhir, aku tidak melihat satu pun dari mereka datang ...
Apa yang Terjadi Pada Suamiku? - undefined novels & stories
Melody
Pada hari ketiga perjalanan dinasku, suamiku mengunggah sembilan foto sekaligus di Onstagram. Semua foto itu berisi momen-momen hangat saat dia seorang diri menjaga putri kami yang baru berusia satu tahun di rumah. Keterangan foto yang ditulisnya: [Istri sedang tidak di rumah, Putri Kecil pintar sekali.] Aku tersenyum lalu membuka foto itu dalam ukuran penuh. Namun, ketika sampai pada foto ketiga, wajahku seketika pucat pasi. Seluruh tubuhku gemetar saat aku menelepon polisi. “Pak Polisi, cepat ke rumah saya! Suami saya sudah meninggal!” Polisi yang bertugas di wilayah kami segera mendobrak pintu rumah. Tidak lama kemudian, mereka menghubungiku lewat panggilan video. Di layar, suamiku sedang menggendong putri kami yang tertawa cekikikan. Dengan nada pasrah, dia menjelaskan kepada polisi bahwa akhir-akhir ini tekanan pekerjaanku terlalu besar sampai-sampai aku mengalami paranoid akan ancaman pembunuhan. Polisi yang memimpin tim itu memperingatkanku dengan tegas agar tidak membuat laporan palsu dan membuang-buang tenaga kepolisian. Namun, aku hanya menatap lekat-lekat pria di layar yang sedang membujuk anakku dengan suara lembut. Dalam keputusasaan, aku menjerit, “Suruh dia letakkan anakku! Cepat tangkap dia! Suamiku sudah meninggal!”
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status