Novels
Short Stories

Genres

All
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Characters

26
Teman Masa Kecil×
All
Mandiri
Pelakor
Munafik
Psikopat
Wanita Kuat
Mafia
Cinta Pertama
Kejam
Istri Muda
Teman Masa Kecil
Cinta Sejati
Dokter
Bestie
Pengasuh
Pengganti
Bucin
Menantu
Guru
Identitas Tersembunyi
Sekretaris
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Show more

Plot & Setting

27
Kesadaran Diri×
All
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Dewasa 18+
Menggoda
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Perundungan
Penebusan
Sistem
Kehamilan
Nikah Kontrak
Cinta Lama Bersemi Kembali
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Kekuatan Super
Pusat Perhatian
One Night Stand
Petualangan
Show more

Themes

15
All
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Semangat
Multi POV
Show more

Teman Masa Kecil Kesadaran Diri Short Stories & Novels

Discover a collection of engaging Teman Masa Kecil Kesadaran Diri short stories with compelling plots and immersive storytelling. Perfect for readers seeking one-hour short stories and quick, immersive reads online.
Penyesalan Suamiku Setelah Kehilangan Diriku - undefined novels & stories
Shiza Mair
Di hari pernikahan kami, sahabat masa kecil Marvin yang bernama Yoona mengancam akan melompat dari gedung. Marvin tidak peduli dan tetap ingin melanjutkan acara pernikahan, hingga Yoona benar-benar melompat dari lantai atas. Saat itulah, Marvin benar-benar panik. Sejak saat itu, Marvin meninggalkan dunia fana dan tinggal di sebuah kuil, menjadi seorang pertapa yang dingin dan terpandang. Dengan dalih menebus dosa, dia memaksaku menulis seribu salinan kitab suci dan bersujud di tangga sepanjang seratus meter, hingga perlahan-lahan membunuh anak dalam kandunganku. Di hari aku keguguran, aku mengajukan cerai padanya. Namun, dia berkata bawa apa yang terjadi pada Yoona adalah kesalahan kami berdua dan kami harus menebus dosa itu bersama. Dia menggunakan keluargaku untuk mengancamku, mengikatku di sisinya dan menyiksaku sepanjang hidupku. Saat aku membuka mata lagi, diriku kembali ke hari pernikahan kami. Kali ini, aku memutuskan untuk mendorong Marvin kembali pada Yoona. Dan diriku ... akan menjadi sosok mantan kekasih yang membuatnya benar-benar meninggalkan dunia fana.
Lenyap Bersama Kenangan - undefined novels & stories
Jamilah
Aku dan Ridho adalah pasangan perjodohan keluarga sejak kecil. Setelah menikah, kami pun hidup saling mencintai. Dalam sebuah insiden, dia bahkan memberikan satu-satunya kesempatan untuk selamat padaku. Setelah Ridho meninggal, kami menemukan sebuah buku harian di antara barang-barang peninggalannya. Di dalamnya, tertulis bahwa selama tiga tahun kehilangan ingatan akibat terjatuh dari tebing, dirinya pernah sangat mencintai seorang perempuan. Namun, mereka dipisahkan secara paksa oleh orang tuanya dan akhirnya menikah denganku. Ternyata, dia diam-diam terus melindungi perempuan itu dari kejauhan selama ini. Saat pemakamannya, ibunya menangis histeris, “Ridho, ini semua salah ibu. Kalau saja ibu mengizinkan kamu menikahi Yolanda, mungkin kamu nggak akan mati!” Ayahnya menatapku penuh amarah,“Dulu dia jatuh dari tebing demi menyelamatkanmu dan sekarang dia juga mengorbankan nyawanya dalam kecelakaan mobil untukmu. Kenapa kamu selalu membawa luka untuknya? Kenapa bukan kamu saja yang mati?!” Iya, kenapa bukan aku …. Aku menatap wajah Ridho yang tersenyum lembut di batu nisannya, lalu membenturkan kepala ke batu nisan itu. Saat membuka mata lagi, aku kembali ke waktu ketika Ridho baru saja dibawa pulang dari desa nelayan. Kali ini, aku memilih untuk merelakannya.
Tak Kunjung Dinikahi, Aku Memilih Pergi - undefined novels & stories
Patin
Setelah ketujuh kalinya dijanjikan akan menikah tapi kembali diingkari oleh Rafli, aku akhirnya memutus semua hubungan dengannya secara sepihak. Kalau dia hadir di acara perkumpulan teman, aku tidak akan datang. Kalau dia diundang tampil dalam acara reuni sekolah, aku akan pergi lebih awal. Kalau kantorku memilih kerja sama dengan perusahaannya, aku langsung mengundurkan diri. Bahkan saat malam tahun baru, dia datang ke rumah orang tuaku untuk bersilaturahmi, aku pun berdalih keluar mengunjungi teman. Nomornya aku blokir dan akun instagramnya kuhapus dari daftar pertemanan. Intinya, aku ingin memutus hubungan tuntas dengannya. Aku tidak menghubunginya dan dia pun tidak akan bisa melihatku. Selama 30 tahun pertama hidupku, sebagian besar waktu kuhabiskan untuk mencintainya dengan sepenuh hati, merawat dan memperhatikannya tanpa pamrih. Sampai akhirnya, setelah yang ketujuh kalinya dia ingkar janji untuk menikahiku, aku benar-benar sadar. Aku tidak mau hidup seperti ini lagi. Meski harus menjalani hidup sendirian, tetap saja lebih tenang daripada terus-menerus menunggu di rumah kosong yang tak pernah dia datangi!
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada - undefined novels & stories
Yola
Ketika Susan terluka parah akibat ledakan kompor gas, hanya putranya yang berusia lima tahun yang berada di sisinya. Rohnya berdiri di samping Julian, melihatnya menangis sambil menelepon dan memohon agar Ginos bisa pulang untuk menyelamatkan ibunya. Namun, Ginos hanya memarahi dan menyuruhnya untuk jangan belajar berbohong seperti ibunya, lalu menutup telepon. Julian menyeka air matanya dan akhirnya memanggil ambulans, tetapi ambulans malah direnggut oleh Ginos. "Ayah, Ibu berdarah banyak dan sekarat. Bisakah Ayah tidak merebut ambulans?" "Dasar penipu, jangan ribut! Minggir, Wenny akan melahirkan, dia lebih butuh ambulans daripada Susan!" Ginos mendorong Julian yang menangis sedih, lalu pergi membawa Wenny ke dalam ambulans tanpa menoleh. "Ayah... Ayah! Tolong Ibu!" Julian menangis dan mengejar ambulans, tanpa memperhatikan truk yang melaju kencang. Susan meneriakkan nama putranya sekuat tenaga dan mencoba mendorongnya. Namun, dia tak bisa berbuat apa-apa selain menyaksikan Julian terjepit di bawah roda truk. Lautan darah. Susan hampir gila! Beberapa tahun ini, Ginos berulang kali meninggalkan mereka demi Wenny dan putrinya. Susan bertengkar dengannya, tetapi Ginos bilang dia hanya membalas budi ayah Wenny karena telah menyelamatkannya. Dia mengira Ginos memang nggak bisa bedain mana yang pantas dan nggak. Siapa sangka, Ginos bahkan tidak peduli dengan nyawa mereka! Dialah yang membunuh Julian... Susan mengembuskan napas terakhirnya dengan rasa sakit yang menyayat hati. Kalau ada kehidupan selanjutnya, Susan tidak ingin berhubungan dengan Ginos!
Rasa Lelah yang Mencapai Puncah, Aku Tak Ingin Lagi Menikah - undefined novels & stories
Bagel
Pacar mafiaku, Fendy, selalu bertengkar dengan sahabat masa kecilnya, Amanda. Di hari ulang tahunku, Amanda memberiku sebuah bullet vibrator. "Nih. Buat ronde kedua, kalau-kalau perlu. Aku lebih tahu stamina dia daripada siapa pun." Fendy melemparkan sebotol foundation berwarna pucat ke arahnya. "Pakai yang lebih banyak lagi. Siapa tahu akhirnya ada yang mau sentuh kamu." Mereka saling mendorong saat keluar, lalu membanting pintu di belakang mereka. Lilin di atas kue ulang tahunku habis meleleh hingga padam, sementara aku duduk sendirian di meja makan. Saat kedua keluarga kami pertama kali mengadakan makan malam resmi bersama, Amanda tersenyum dan menyelipkan sebotol kecil pelumas ke tangan Fendy. "Ambil. Biar kamu nggak bikin gadis malang itu menderita." Ekspresi Fendy langsung menjadi muram. "Masih lebih baik daripada kamu yang menangis malam-malam sambil memeluk guling." Kali ini, Fendy mengatur liburan ke sebuah pulau pribadi. Seorang teman kami diam-diam memberitahuku bahwa dia berencana melamarku di atas tebing saat matahari terbenam. Setelah tujuh tahun menjalin hubungan, aku berkata pada diri sendiri bahwa inilah akhirnya. Garis akhir yang selama ini kutunggu akhirnya sudah di depan mata. Aku berdandan dengan sangat teliti, mengenakan gaun termahal yang kumiliki, lalu berjalan menuju helipad. Aku membuka pintu helikopter. Amanda sudah duduk di kursi kopilot. Dia mengangkat alis saat melihatku. "Chloe, kamu datang? Aku agak klaustrofobia, jadi kamu nggak keberatan kalau aku duduk di depan, 'kan?" Fendy yang sedang memegang kendali helikopter menoleh dan mengamatiku. "Chloe, kamu duduk di belakang saja. Aku khawatir dia tiba-tiba mengamuk, lalu mulai mencakar dan menggigit. Nanti suasananya jadi rusak." Sebelum aku sempat mengatakan apa pun, Amanda sudah lebih dulu membalas, "Apa maksudmu? Aku ini beban buatmu?" "Bukan baru hari ini aku mikir begitu. Kenapa kamu drama sekali hari ini?" Perdebatan mereka berlangsung begitu alami, seolah-olah mereka telah mengulang naskah yang sama ribuan kali. Pada saat itu, kelelahan yang telah menumpuk selama tujuh tahun terakhir tiba-tiba menghantamku. Untuk pertama kalinya, aku menyadari bahwa aku tidak lagi ingin menerima lamarannya.
Jujur atau Tantangan: Aku Pilih Pergi - undefined novels & stories
Bagel
Setiap kali bermain game "Jujur atau Tantangan", Clara, teman masa kecil pacarku, selalu menantang Ronan untuk mengerjaiku, sedangkan Ronan tidak pernah menolak, dia berpura-pura melamarku. Terakhir kali, aku sempat percaya dengan tipuan mereka. Aku mengulurkan tangan dengan senang hati, tetapi komponen di dalam cincin itu tiba-tiba menjepit jariku, seketika itu juga aku menjerit kesakitan. Ronan dan Clara tertawa terbahak-bahak, mengabaikan jariku yang sudah membiru karena terjepit. Setelah itu, Ronan menahanku di dinding dan bersumpah bahwa dia akan serius melamarku tahun ini. Sehingga ketika pengawalnya mengantarku ke klub elite tempat kami pertama kali bertemu, aku mengenakan gaun sutra putih yang mahal, menata rambut, bahkan berdandan secantik mungkin. Aku juga membayangkan momen lamaran yang mengharukan, membayangkan aku menganggukkan kepala dan menjawab, "Ya, aku bersedia." Namun begitu aku membuka pintu ruang VIP, betapa terkejutnya diriku, ada seseorang yang mengguyur segelas anggur merah ke wajahku. Minuman itu menetes dari dagu dan membasahi gaunku. Tawa seorang wanita langsung pecah di tengah kerumunan. "Sudah kubilang, Aurora pasti datang, 'kan? Ronan, kamu kalah!" Ronan menghampiriku dengan wajah pasrah. Pria itu mengusap wajahku menggunakan tisu dengan lembut, nada suaranya masih selembut biasanya. "Kamu dandan demi aku, ya? Sayang sekali, gaunmu jadi kotor." "Clara menantangku bertaruh apakah kamu berani datang ke klub kita malam ini, aku yakin kamu pasti datang. Taruhannya seperti ini: Kalau kamu nggak datang, aku akan melamarmu besok. Sebaliknya, kalau kamu datang, maka lamaran ini diundur tahun depan." "Maaf, Sayang. Karena kamu datang, jadi kita batal menikah tahun ini." Aku menatapnya. Setelah terdiam lama, aku bertanya, "Apa kamu ingat besok itu hari apa?" Pria itu mengangkat bahu sambil tersenyum. "Tentu, besok adalah hari jadian kita yang keenam tahun, aku nggak mungkin lupa." Anggur merah itu mengalir melewati tulang selangkaku, rasa dingin dan lengketnya membuat tubuhku menggigil. Tiba-tiba, semua terasa sia-sia. Hari jadian kami tidak berarti apa-apa dibandingkan dengan salah satu lelucon mereka ini. Orang sepertiku tidak pernah bisa menang melawan teman masa kecilnya, Clara. Aku melepaskan gelang perak yang terus kupakai selama enam tahun dari pergelangan tanganku. "Semua sudah berakhir, kita putus!"
Menjadi Bayangan Kembaranku, Aku Selalu Mendapatkan Sisa - undefined novels & stories
Eternity
Saat memilih perhiasan untuk pernikahan kami, Landon tetap membeli dua buah dan membiarkan saudari kembarku, Selly, memilih lebih dulu. Yang satu adalah gelang bertatahkan batu rubi dari sebuah lelang di Silia. Yang satunya lagi adalah gelang batu oniks hitam keluaran biasa, model yang dijual di hampir setiap toko perhiasan di pusat perbelanjaan. Untuk pertama kalinya, aku bergerak lebih cepat daripada Selly. Aku menunjuk gelang rubi itu. "Kali ini, boleh aku yang pilih lebih dulu?" Landon mengusap puncak kepalaku dengan sikap penuh kasih yang biasa dia lakukan setiap kali ingin membuatku menurut. "Selly selalu keras kepala soal kualitas. Kalau bukan yang terbaik, dia nggak bakal mau. Kamu 'kan nggak terlalu peduli soal beginian, Lena. Lagian, yang satunya juga nggak jelek." Aku tidak langsung menjawab. Ada sesuatu di dalam hatiku yang tiba-tiba terdiam. Di keluargaku sendiri, Selly selalu mendapat bagian pertama, tempat duduk terbaik, dan kamar dengan pemandangan paling indah. Ibuku selalu berkata Selly pantas mendapatkan yang terbaik karena dia lebih mampu menjaga nama baik Keluarga Bernadi. Ayahku menyebutnya sebagai keputusan yang masuk akal. Begitu pula dengan pernikahan. Keluarga Bernadi dan Keluarga Mardana sudah lama berjanji akan menikahkan salah satu putri mereka dengan pewaris Keluarga Mardana, bahkan jauh sebelum kami berdua mengerti apa itu cinta. Semua orang mengira putri itu pasti Selly. Namun, Selly sudah menunjukkan sikapnya dengan sangat jelas. Dia lebih memilih mempertahankan kebebasan dan citra sempurnanya di mata publik daripada menjadi Nyonya Keluarga Mardana. Karena itulah Landon beralih kepada putri Keluarga Bernadi yang lain. Aku sudah mengenal Landon selama 20 tahun. Di dunianya, posisiku selalu berada di belakang Selly. Aku menatap gelang oniks hitam yang tergeletak di atas meja, lalu mendorongnya kembali. "Selly saja yang ambil dua-duanya. Aku nggak jadi pilih." Aku tidak mau lagi menjadi pilihan sisa. Tidak akan lagi.
Tunangan Mafiaku Salah Memilih - undefined novels & stories
Asteria
Tunanganku, seorang bos mafia, dan aku sudah lama berencana menonton Piala Dunia bersama di Amaraya. Namun, di hari keberangkatan, aku menunggu di bandara selama tiga jam, tetapi Stefano tak kunjung datang. Setelah malam tiba, telepon darinya akhirnya masuk. “Maaf, Vanessa,” katanya dengan nada santai seperti biasa. “Aku lupa kasih tahu. Kiara semalaman terlalu bersemangat mau nonton Piala Dunia sampai dia nggak bisa tidur. Jadi aku berangkat duluan. Kami berdua baru saja mendarat.” Stefano terdiam sejenak, lalu melanjutkan, “Kamu menyusul sendiri saja nanti. Besok kita ketemu di stadion.” Aku terpaku. Aku sudah menantikan Piala Dunia ini sejak lama. Setelah pertandingan usai, kami bahkan berencana terbang ke Malakai untuk pemotretan pranikah. Namun, hanya karena satu ucapan sederhana dari sahabat masa kecilnya, aku ditinggalkan. Dia sama sekali tidak tahu kalau demi menemaninya, aku bahkan rela menolak dua proyek besar bernilai triliunan rupiah. Setelah terdiam cukup lama, aku akhirnya tertawa pelan. “Aku jadi nggak mau pergi. Kalian berdua saja yang bersenang-senang.” ... Keesokan harinya, aku melihat unggahan terbaru Kiara di media sosial. Dia berdiri bergandengan lengan bersama Stefano di samping pemain sepak bola terkenal Meska di foto itu. Keduanya tersenyum cerah. Tulisan pada keterangan foto itu berbunyi, (Terima kasih, Stefano, karena sudah mewujudkan mimpiku berfoto bersama Meska! Kamu selalu ada di setiap momen penting dalam hidupku.) Aku dengan tenang menekan tombol suka, lalu menelepon seseorang. “Tolong batalkan pernikahanku yang dijadwalkan dua minggu lagi.” Aku sudah tidak ingin melanjutkan hubungan ini. Sudah waktunya kembali menjadi seorang putri mafia.
Saat Mereka Merindukanku, Aku Sudah Pergi - undefined novels & stories
Michelle
Pada malam penetapan pilihan kampus, seluruh keluargaku berkerumun di sekitar kembaranku, Lily. Kakakku Ethan menampilkan peta Bellmont dan membandingkan jarak antara asrama Lily dengan kampusnya. Ryan, sahabat masa kecilku, melepaskan posisinya di Universitas Metro Warren karena Lily mengaku takut memulai kuliah tanpa ada orang yang dikenalnya di dekatnya. Orang tuaku sangat bahagia. Kini Lily akan selalu punya seseorang yang siap menjaganya. Mereka butuh hampir sepanjang malam itu untuk akhirnya teringat bahwa aku juga punya pilihan yang harus ditetapkan. "Nora memang yang paling mandiri di antara kami," kata Ibu, memilihkan jalan untukku tanpa sedikit pun mengangkat wajah. "Dia bisa masuk Universitas Negeri Bostara. Lokasinya dekat dengan Lily, jadi dia bisa membantu di akhir pekan." Tidak seorang pun bertanya universitas mana saja yang menerima aku. Tidak seorang pun tahu masih ada satu tawaran dari Skandria yang tergeletak di kotak masukku. Kalau mereka memang tidak pernah berniat membiarkan aku menjalani hidupku sendiri, maka aku tidak lagi perlu mengabari mereka. Aku balingkan laptopku menjauh dari pandangan mereka dan menerima tawaran dari Universitas Edinvara. Untuk pertama kalinya, aku memilih tempat yang paling jauh dari mereka semua.
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status