CRUEL HUSBAND
"Kenapa? Keberatan? Jangan perhitunganlah. Kamu tau, Mama membesarkan Dika itu habis berapa? Tidak akan terhitung, Tania. Harusnya kamu paham dan sudah selayaknya membalas budi. Apa salahnya membelikan adiknya motor? Mama dulu bahkan rela jual tanah agar bisa menguliahkan Dika. Sekarang dia sudah sukses tapi malah menikah sama kamu. Kamu harusnya bahagia. Pokoknya Mama tidak mau tau, kalian harus bisa belikan Adit motor! Lagian kamu pelit sekali, Dika saja tidak keberatan."
Setelah berteriak begitu Nami pun masuk rumah dan kebetulan berpapasan dengan Dika. Seperti biasa, wanita lima puluh tahunan itu akan berpura-pura teraniaya dan mengadu pada anak sulungnya.
Bab Populer