JEJAK HASRAT
Nina dan Dimas terbangun masih dalam keadaan sama-sama masih telanjang bulat di ranjang itu dengan senyum bahagia di wajah mereka.
Namun, kehangatan pagi itu tiba-tiba terputus oleh suara ketukan pelan di pintu. Dimas dan Nina saling pandang dengan kening yang sedikit berkerut. Suara ketukan itu terdengar lagi, kali ini lebih keras.
"Siapa ya?" gumam Dimas, berusaha mengenakan piyama yang tergeletak di sebelah tempat tidur.
Saat Dimas membuka pintu, ekspresinya berubah menjadi kaget. Di depannya, berdiri Jaka, rekan kerjanya yang tiba-tiba muncul di pagi yang masih damai ini.