Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Penunggu Pengantin

Sang Penunggu Pengantin

Pikiran ku melayang teringat pada semua kenangan-kenangan itu, kenangan masa kecilku hingga beranjak remaja ku habiskan di desa ini. Tanpa kusadari sebelum mobil yang dikendarai Papah Hadi keluar dari desa, aku sudah tertidur pulas dan aku terbangun ketika Mamah membangunkan ku di sebuah tempat peristirahatan di kawasan jalan TOL untuk makan siang.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai kenangan masa kecil di desa
Baca
+Pustaka
Nona Nova Sudah Ada Pasangan Baru

Nona Nova Sudah Ada Pasangan Baru

Brian tidak akan memberikan kesempatan apa pun kepada Nova untuk menempel padanya. Perasaan. Cinta. Keluarga. Anak. Brian tidak akan memberikan semua itu kepadanya. Nova memejamkan mata dan menyeka air matanya. ... Larut malam, Nova tidak bisa tidur dengan nyenyak. Tiba-tiba, dia sepertinya bermimpi. Di dalam mimpi, dia kembali ke masa kecil. Saat masih kecil, dia ikut ibunya berpindah-pindah tempat tinggal. Waktu menetap yang paling panjang adalah berada di sebuah desa perikanan di pinggir sungai.
9.7121.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.7K kali sebagai kenangan masa kecil di desa
Tampilkan Ulasan (78)
Baca
+Pustaka
Yani Ajja
Sebenarnya sangat bagus ceritanya dan saya suka tapi Nova selalu ditindas dari kecil, bahkan ibunya padahal pasti ada yang mengetahui dan menjadi saksi bahwa Yasmin yang jahat, terlepas dari perlindungan ayah dan Brian. mau sampai brp puluh tahun lagi Nova ditindas spt ini? sudah dari kecil lho ya
Icha Chocolate
ini tuh bagus loh tp napa jdi gantung kaya gini...goodnovel skrng novelnya banyak yg gantung di tengah jalan, di tamatin tiba"..emang sih kl novel dr terjemahan emang panjang babnya, tp ya tlng di selesaikan sampai tamat kl emang niat mau di up dalam versi terjemahan. bukan palah bikin kecewa
Baca Semua Ulasan
Istri Dadakan si Dosen Tampan

Istri Dadakan si Dosen Tampan

"Nenek itu suka lupa kalau sudah maki pale menikah, Nak.” (Nenek itu suka lupa kalau kamu sudah menikah, Nak.) “Maaf, Nak. Rumah kami di sini kecil,” katanya tak enak hati pada Pak Ezar. “Gak apa-apa kok, Nek. Malah enak, suasananya adem.” Setelah istirahat sebentar, aku duduk di teras sambil menikmati pemandangan di depan rumah. Ah, rumah ini juga memiliki banyak kenangan masa kecilku. Setiap libur sekolah, Mama dan Ayah selalu mengajak berkunjung ke sini.
9.991.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai kenangan masa kecil di desa
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
.*_Sofea_*.
ceritanya bagus banget. tapi sedikit kecewa kernanya gak sempat lahir anak mereka berdua. aku penasaran banget pengen tau anaknya cowok apa cewek. sama anaknya si vina juga. tapi apakan nasib ceritanya udah sampai ke endingnya.
Sofiana Agustina, S.ip
ceritanya bagus, lucu, seru, asyik. suka deh. semoga ceritanya ga dipanjang2in, diputer2, dimasukkan cerita yg tdk perlu dan ditambah2 trus tokoh/karakternya. krn kalo maksa dipanjang2in gak ketemu2 ujungnya dan nambah2 karakter trus, kadang bkin males dan memilih ut berhenti baca ditengah jalan..
Baca Semua Ulasan
PEDANG NAGA LANGIT

PEDANG NAGA LANGIT

Desa yang Terlupakan Mereka kembali ke desa kecil di kaki gunung, tempat Li Feng pernah tinggal sebelum semua peristiwa besar terjadi. Penduduk desa menyambut mereka dengan hangat, tetapi Li Feng tetap merasa asing. Ia berjalan di antara rumah-rumah yang seharusnya familiar, namun semuanya terasa baru baginya.
8.44.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai kenangan masa kecil di desa
Baca
+Pustaka
Menantu Kaya Dipuja, Menantu Miskin Dihina

Menantu Kaya Dipuja, Menantu Miskin Dihina

Aku hanya terdiam, malas menjawab. Mobil ini terus melesat menuju bandara. Mata ini terus memandang desa ini. Di sini lah aku di besarkan. Di sinilah aku merasakan indahnya masa anak-anak dan remaja. Di desa ini juga aku merasakan jatuh cinta dengan Mas Toni. Mas aku kangen dengan mu. Apakah kamu sudah sama sekali tak mengingatku?
1040.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 965 kali sebagai kenangan masa kecil di desa
Baca
+Pustaka
Lintas Takdir dan Kutukan

Lintas Takdir dan Kutukan

“Ananta, jangan dengarkan dia. Jalanmu adalah jalan cahaya. Kau bisa menyelamatkan semua orang.” --- Bayangan Masa Lalu Di tengah kebimbangannya, Ananta tiba-tiba merasakan dirinya ditarik ke dalam sebuah ingatan. Ia melihat dirinya kembali di desa kecil tempat ia dibesarkan. Suara tawa anak-anak bergema di udara, sementara orang-orang desa dengan damai bekerja di ladang.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai kenangan masa kecil di desa
Baca
+Pustaka
Kubalas Hinaanmu, Mas!

Kubalas Hinaanmu, Mas!

Setelahnya seperti biasa saat dia kembali lagi setelah mudik beberapa saat lamanya ke kampung halaman. Anak itu terlihat kerasan sekali saat membaur dengan alam di desa tersebut. Arini pun seolah diajak kembali mengenang masa lalu saat dirinya masih kecil. Masih ingat sekali bagaimana kaki kecilnya yang telanjang menapaki pematang sawah yang licin karena baru saja dibuat oleh ayahnya. Bau lumpur yang khas bahkan membuatnya mampu menitikkan air mata.
998.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai kenangan masa kecil di desa
Baca
+Pustaka
SUJUD TERAKHIR EMAK

SUJUD TERAKHIR EMAK

Jika ia hanya duduk diam dan menunggu bantuan dari anak-anaknya, entah bagaimana nasibnya nanti. Matanya kembali menatap dapur kecil yang kosong. Tiba-tiba, pikirannya melayang ke masa lalu, saat ia masih di desa. Dulu, setiap pagi ia selalu membuat bubur sumsum, makanan sederhana tapi digemari banyak orang. Ia sering menjualnya di warung kecil dekat rumah, dan tak jarang tetangga datang khusus untuk membeli. Mungkinkah ia mencobanya lagi di sini
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai kenangan masa kecil di desa
Baca
+Pustaka
TERIMA KASIH TELAH MENCERAIKAN AKU

TERIMA KASIH TELAH MENCERAIKAN AKU

TERIMA KASIH TELAH MENCERAIKANKU Part 51 ( TAMAT ) Desa ini sangat indah, bangunan rumah mulai banyak. Teringat waktu kecil, setiap liburan pasti ke desa ini. Tapi itu hanya kenangan. Kulihat dekat sungai. Ada sedang pembangunan jembatan. Ramainya para pekerja membuat jalan ini tidak terlihat sepi.
1093.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai kenangan masa kecil di desa
Baca
+Pustaka
Kembang Desa

Kembang Desa

Lasmini kemudian menangis tersedu-sedu kala mengingat dirinya yang hamil dan melahirkan tanpa seorang suami. “Menanggung malu sendiri? Apa yang terjadi, Mini? Apa kamu...hamil?” terka Ario dengan suara bergetar. Seandainya benar Lasmini hamil karena ulahnya dia tidak bisa memaafkan dirinya sendiri. Dia kemudian melangkah mendekati Lasmini dan duduk di samping gadis itu. Dia berusaha untuk mencari tahu kebenaran itu, tapi Lasmini hanya bungkam. “Perlu kamu ketahui, Mini. Aku tidak pernah lupa dengan janjiku. Aku datang lagi ke desamu. Tapi kata orang desa di sana, kamu telah pindah dan mereka tidak tahu kamu dan ibumu pindah kemana.”
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 402 kali sebagai kenangan masa kecil di desa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status