Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Revenge

Revenge

Gendis mendesis sembari menyebut nama laki-laki yang menjadi suaminya itu. "Jika aku bisa melewati malam bersama Steve, maka, aku pasti akan bisa melewati malam-malam berikutnya dengan mereka." Gendis berdiri di depan cermin, melihat dirinya sendiri berusaha menegakkan kepala sambil tersenyum. Karena, itulah yang akan dia lakukan di hari-hari berikutnya. Jika dia ingin bertahan dan menjadi pemenang, maka salah satu jalan adalah menjadi bagian dari lawan. ****
108.8K viewsCompletedAdded to Library 288 Times as adversary
Read
+Library
Bad Agreement

Bad Agreement

kataku sambil ekor mataku mencuri lihat kearah wanita itu, dia sedang berbicara mesra dengan seorang pria, apa itu suaminya, lelaki itu memang tampan, tapi tidak terlihat seperti pengusaha, pakaiannya yang sporty, dengan gaya machonya, dan banyak pierching dan tatto di lengannya, lebih kelihatan seperti bad boy dibanding pengusaha. “Itu Adam Cross, vocalis band rock yang lagi meniti karir, kurasa salah satu mainannya Jessi,” kata Gigi, saat aku berhenti karena fokus dengan pemandangan di depanku. “Bukan suaminya? Apa suaminya tidak tau?” dia cuma menggedikkan bahu tanda tak tau atau tidak perduli, kurasa aku harus mulai terbiasa dengn pola pergaulan disini.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 120 Times as adversary
Read
+Library
Rahasia Sang Antagonis

Rahasia Sang Antagonis

Saat tergelatak, pandangannya tiba-tiba kabur dan saat ia sadar ia sudah berada di rumah sakit. Di rumah sakit, ia sudah dikelilingi para medis. Wajah kedua orang tuanya tegang. Samar ia mendengar dokter berkata "Sangat disayangkan, kakinya..... " Andrian terlalu lemah kalau itu untuk mendengar jelas seluruh percakapan dokter. Ia hanya yakin ada masalah dengan kakinya. Benar saja, ia menderita paraplegia yaitu kelumpuhan anggota gerak dimulai dari panggul ke bawah akibat cedera saraf tulang belakang. Cedera saraf yang dideritanya akibat kecelakaan tersebut mengakibatkan ia tidak bisa berjalan.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as adversary
Read
+Library
Contradiction

Contradiction

Wajahnya lebih dulu terhantam tinjuan amat keras, dan serangan beruntun lainnya—yang Arsen lakukan. Arsen benar-benar membabi buta, mudah sekali menghindar dan melakukan perlawanan. Membanting keras, kemudian mematahkan tulangnya, dan refleks berguling dan melancarkan tendangan keras tepat di tulang kering. Hingga membuat si korban dadakan Arsen ambruk dan meringis sembari memegangi kakinya—tendangan Arsen tidak main-main. Kemudian bersalto dan kakinya berhasil mengenai kepala korban dan belum usai! Arsen langsung melakukan serangan beruntun tepat bagian uluh hati hingga si korban batuk berdarah dan ambruk.
106.1K viewsOn holdAdded to Library 121 Times as adversary
Read
+Library
Contradiction

Contradiction

Jika saja ia bukan termasuk cewek yang main serang dengan Cecil, ia akan cukup untuk membawa seorang laki-laki ke pelukannya. "Gue gak pernah punya urusan sama cewek kayak lo. Tapi kalo lo gangguin Cecil, lo berarti punya urusan sama gue," kata Adrian, menantang Nala yang menurutnya sudah keterlaluan. Meski sering mendapat nyinyiran pedas, Cecil tidak pernah mendapat serangan fisik sebelumnya. Dilihatnya, Cecil sudah berkaca-kaca. Ia tahu banyak orang yang tidak menyukai Cecil, tapi... Haruskah sampai seperti ini?
103.9K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as adversary
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status