Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchederesaneel
“Maksudnya?” “Ya, pikirlah sendiri. Punya otak kan?” Mas Wira sama sekali tidak menoleh dan peka dengan kekesalanku. Aku menarik tangan kanannya, lalu menggingit tangan Mas Wira sekuat tenaga. “Arghh! Sakit!” Mas Wira menarik tangannya. “Makanya kalau ngomong tuh jangan bikin orang lain sakit hati.”
103.9K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as offend
Read
+Library
Contradiction

Contradiction

kata Margareth membuat Lilly terkaget-kaget, tidak menyangka Meg yang biasa ketus dan kejam itu bisa bersikap baik padanya. "Tapi sekarang kau harus buka baju dulu," kata Margareth sambil membawa obat di tangannya. Setelah Lilly melepas pakaiannya, terlihatlah oleh Margareth bekas cambukan di punggung Lilly berwarna merah kehitaman dengan darah yang sedikit merembes dari sana. Margareth pun meletakkan obatnya dan segera mengambil air hangat dan kain untuk membersihkannya terlebih dahulu.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as offend
Read
+Library
YOU

YOU

Hal penting apa emang yang mau kamu bahas sama aku? XavierAG (Nanti aja kita bahas langsung oke, aku balik kerja lagi ya. Jaga diri kamu baik-baik oke dan sampai bertemu di tanggal 08, Ocean)
2.4K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as offend
Read
+Library
DENDAM

DENDAM

Tante Nita menatap getir wajah Mamah, kemudian ia menunduk dengan mimik wajah yang nampak begitu syok dan terluka. Suaminya berulang kali berusaha menenangkannya, merangkul pundaknya untuk memberikan kekuatan. Aku seketika langsung bersimpuh di depan lutut Tante Nita. "Maafkan saya! Semua memang salah saya. Kalian pantas membenci dan memaki saya." "Ya, kamu pantas di benci dan di maki. Kalau perlu, kalian pukuli saja lelaki bejat ini, saya tidak keberatan sama sekali."
1024.7K viewsCompletedAdded to Library 815 Times as offend
Read
+Library
Contradiction

Contradiction

Buktinya, berhasil membuat Daffa terkejut dan berteriak sembari berlari ke arahnya. “Papa kok ditampar!” Aruna sadar dan kembali kikuk, di satu sisi muak karena perkataan Arsen terkesan santai dan sengaja. “Ehm, nggak sengaja.” Kemudian pergi. Arsen kembali tertawa, sembari menggendong Daffa yang kini menyentuh pipinya mendadak merah karena habis kena tamparan. ****
106.0K viewsOn holdAdded to Library 187 Times as offend
Read
+Library
SCANDAL

SCANDAL

Suasana hening dan tegang terjadi di apartemen Mafida, yang saat ini sedang bersitegang dengan adiknya. "Kak, aku minta maaf atas khilaf ku," ucap Anna dengan tulus. "Setelah semuanya seperti ini?" cibir Mafida. "Lalu aku harus bagaimana kak, untuk mendapatkan maafmu," "Jangan tinggal disini, aku akan kasih kamu modal untuk usaha supaya kamu mandiri, biar kamu bertanggung jawab dengan dirimu sendiri," ujar Mafida dengan dingin.
101.3K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as offend
Read
+Library
ASHOLE

ASHOLE

"Maaf, Ya, gue gak bermaksud halangin lo. Duh, gue jadi gak enak banget." Naya berusaha bersikap santai. Maka dari itu ia merespon dengan mengendikkan bahu. "It's okay, sans aja. Gak papa, kok," ucapnya sambil meneribitkan seulas senyum pada dua benda kenyal berwarna merah muda itu.
102.9K viewsOn holdAdded to Library 101 Times as offend
Read
+Library
Broken

Broken

tanya Rein kesal. “Ya, gimana gue bisa jawab coba? Gue sama sekali gak ngerti kenapa lo nanya kayak gitu,” jawab Reina sambil terus memikirkan pertanyaan dari sahabatnya. Rein langsung saja tertawa terbahak-bahak saat mendengar jawaban sahabatnya. “Lo gak ngerti? Lo itu udah jelas-jelas nikung gue, terus lo masih bisa bilang kayak gitu?!” Amarah gadis itu langsung meledak karena jawaban sahabatnya.
1013.8K viewsCompletedAdded to Library 511 Times as offend
Read
+Library
Hati yang Tersakiti

Hati yang Tersakiti

“Brengsek! Berani lo ya sama gue!” Pria itu menarik bahu Kiara dan hendak melontarkan kepalan tangannya ke arah Kiara sampai ada sebuah tangan yang seketika menghadangnya. Ray mempelintir lengan pria itu hingga dia memekik kesakitan. “Aduh, maap, maap, Bang!” Ray menghempaskan pria itu ke trotoar lalu dia langsung lari terburu-buru ke arah yang berlawanan.
1038.0K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as offend
Read
+Library
Revenge

Revenge

Binatang itu kesakitan, namun dia tetap berusaha untuk menyerang Gendis. Gendis berusaha merangkak menjauh dari binatang yang menyerangnya, ketika Blacky kembali menyerangnya, Gendis siap mengahunkan pisau ke arahnya. "Aaaaa ...." teriak Gendis. Blacky roboh, dan jatuh ke tanah bersamaan dengan teriakan Gendis. "Maafkan aku Blacky, telah melukaimu. Aku yakin kamu akan sembuh," ucap Gendis setelah melihat binatang itu jatuh ke tanah.
108.7K viewsCompletedAdded to Library 200 Times as offend
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status