Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
AKU TUNGGU DUDAMU

AKU TUNGGU DUDAMU

“Saya hanya ingin balas dendam padanya, Yang mulia. Dia sudah memecat saya di saat saya benar-benar membutuhkan uang. Saat itu Ibu saya sedang sakit, beliau tidak selamat karena telat mendapat pengobatan. Sejak saat itu saya tidak pernah berhenti membenci Sharena, saya muak melihat wajahnya di televisi jadi saya putuskan untuk menjebaknya.” “Adakah orang lain yang terlibat dalam kasus ini selain Anda dan oknum resepsionis yang saat ini buron?” “Tidak, Yang mulia, saya hanya bekerja sama dengan resepsionis itu kemudian dengan mucikarinya. Sisanya saya tidak tahu apa-apa.” “Jadi sekarang, secara sadar Anda benar-benar mengakui bahwa memang Anda dalang utama semua ini?”
1013.8K viewsCompletedAdded to Library 552 Times as for revenge permainan menunggu
Read
+Library
MY BIONIC GIRL

MY BIONIC GIRL

Ia tinggal menunggu datangnya petir yang mungkin dapat memperbaiki keadaan. Nikolai masih terus terkekeh. Merasa kemenangan telah diraihnya. Dimas sendiri semakin tidak sabar tapi tidak tahu hendak berbuat apa. Sementara Maia sendiri menunggu. Menunggu. Menunggu.
4.4K viewsOngoingAdded to Library 137 Times as for revenge permainan menunggu
Read
+Library
Revenge

Revenge

"Terus aliran energi panas ke seluruh tubuh ini melalui meredian?" Tanda tanya masih menyelimuti diri Claudia yang sebelumnya tidak pernah paham seni ilmu bela diri. Sekarang dia harus mempelajarinya, agar bisa membalaskan dendamnya kepada trio pengawal beserta wanita sadis ini. "Kalian tunggu saja pembalasan dariku! Aku tidak akan mengampuni kalian!" jerit Claudia dalam hati yang merasakan sakit hati yang luar biasa dipermalukan seperti ini.
106.3K viewsCompletedAdded to Library 145 Times as for revenge permainan menunggu
Read
+Library
Hamil Anak CEO

Hamil Anak CEO

Dia segera menyelesaikan aktivitas mereka dan menghampiri orang yang mengetuk pintunya. "Ada apa?" tanya Revan datar. "Nyonya sudah menunggu anda Tuan!" ucap pelayan menunduk. "Kami akan turun sebentar lagi!" Revan kembali menutup pintu dan menghampiri Anjani yang masih bersembunyi dibalik selimut. "Sayang ayo kita mandi lalu segera turun. Mama sudah menunggu di bawah," ucapnya lembut.
1022.2K viewsCompletedAdded to Library 444 Times as for revenge permainan menunggu
Read
+Library
Di ujung penantian

Di ujung penantian

Gumam Hima, kedua tangannya erat mencengkeram sisi ranjang sebagai pelampiasan rasa sesak di dadanya. "Mas Erlangga, sebenarnya apa maksud ucapanmu, mengapa kau buat aku bingung dengan semua kata-katamu, mengapa aku harus menunggumu? Untuk apa? Tapi sejujurnya hatiku mengharapkanmu, walau aku juga takut akan merasakan kecewa karena penantian ini." Gumam Hima sambil memejamkan mata dan menarik nafas panjang. Sementara jauh ditanah pasundan, Erlangga menatap senja yang mulai tenggelam.
1010.6K viewsOngoingAdded to Library 382 Times as for revenge permainan menunggu
Read
+Library
Accept My Revenge

Accept My Revenge

"Hm ... senang bertemu denganmu, Clara. Aku pergi dulu...." "Sampai bertemu lagi," ujar Clara. End of Flashback.... "Maaf menunggu lama, Calista." Calista yang sedang memainkan ponsel pun tersentak dan menatap Vincent. "Vincent, kemana saja kau? Aku dari tadi menunggumu di sini. Padahal, kau berjanji akan datang tepat waktu dan berkencan hari ini. Tapi, kau sendiri yang melanggar janjimu." Vincent terkekeh saat melihat Calista memajukan bibirnya.
4.2K viewsOngoingAdded to Library 120 Times as for revenge permainan menunggu
Read
+Library
Terjerat Hasrat Tuan Muda Kejam

Terjerat Hasrat Tuan Muda Kejam

ujar Shara, matanya menyipit mencoba membaca raut wajah Reve yang tersembunyi karena bayangan. Reve baru menyadari siapa yang berbicara. Ia berkedip beberapa kali sebelum mengatur suaranya. “Shara?” “Kenapa? Apa kau menunggu seseorang?” tanya Shara, nadanya terdengar curiga. Di hati Shara mulai menyelinap prasangka yang dalam meski tersamar dari suaranya yang masih terdengar manis. Dalam hati, Reve menjawab. ‘Ya. Aku menunggu Laura kembali. Aku menunggu dia menerima pelukanku, maafku, dan segala ketidakwarasanku.’
106.7K viewsCompletedAdded to Library 201 Times as for revenge permainan menunggu
Read
+Library
27 Hari Menanti Janji Palsu

27 Hari Menanti Janji Palsu

Sebuah tanda seru merah yang mencolok. Menatap pemberitahuan "Pesan tidak terkirim", rasa amis darah tiba-tiba meluap di tenggorokannya. "Kak Ray!" Mira tergopoh-gopoh di belakangnya dengan sepatu hak tinggi sepuluh sentimeter. Wajahnya yang dirias sempurna tertekuk menjadi senyuman sinis. "Dia sudah pergi. Kamu masih berharap wanita sialan itu akan kembali untuk berlutut dan memohon padamu?"
4.0K viewsCompletedAdded to Library 118 Times as for revenge permainan menunggu
Read
+Library
Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran

Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran

Anggi berkata, "Sampaikan padanya, sudah lama aku sudah memberitahukannya bahwa ada yang tidak beres dengan Wulan. Tapi kenapa sampai sekarang dia masih saja membelanya?" Setelah menghela napas dalam-dalam, Anggi menoleh ke arah Mina, "Karena dia masih menunggu, kembalikan saja giok itu padanya." "Baik, Putri." Mina segera mengemasi giok itu ke dalam kotaknya dan menyerahkannya kembali kepada penjaga gerbang. Penjaga itu menunduk dan menerima kotak kayu dengan hormat, lalu mundur.
9.7966.4K viewsCompletedAdded to Library 29.0K Times as for revenge permainan menunggu
Show Reviews (93)
Read
+Library
Anisa Syaiful
Eps 200 kebawah tuh seru banget, penyelesaian masalah cepat dan ga berbelit2. Tapi makin kesini cerita makin hancur, perihal anak aja lama banget selesainya, blm lagi masalah selir2 ini .. pliss deh fokus ke anggi dan luis aja ... makin lama cerita makin membosankan, udh semingguan aku skip baca
irmayyunita20
Kalau aku di posisi Luis bakal cemburu banget sih. Bayangin aja ketika suami pergi kerja, istri malah berduaan menghabiskan waktu sama pria lain. padahal aku cewek lo, entah dianggap kakak/adik namanya beda darah ya tetep orang lain. Meskipun kasian banget sama Aska, kenapa Anggi ga mikirin Luis sih
Read All Reviews
BERTUKAR RANJANG

BERTUKAR RANJANG

Video yang tadi telah ditutup kembali terbuka secara otomatis. Kali ini bukan lagi rekaman yang sama. Layar hanya menampilkan latar hitam dengan satu baris kalimat berwarna putih. "Selamat datang di permainan yang sebenarnya, Tuan Muda Bara Arthur." Di bawah kalimat itu, perlahan muncul hitungan mundur... 23:59:58... 23:59:57... 23:59:56... Bara, Roland, dan Anjani hanya bisa terpaku menatap layar.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as for revenge permainan menunggu
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status