Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Choice
Read
+Library
Bad Agreement

Bad Agreement

ucapnya dengan datar Kuperhatikan ekspresi wajahnya saat mengatakan itu semua. Apa yang saat ini dipikirkannya aku tidak tahu. Kulihat matanya, mata hazelnya menatapku datar. Tidak ada emosi disana. Entahlah... apa yang kucari... jawaban atas pertanyaanku mungkin. “Tapi saya sudah memiliki rumah,” kataku “Aku tidak bertanya,” katanya dingin “Apa saya bisa mundur sekarang?” tanyaku gamang. Dia menggeleng dengan tegas.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 175 Times as disagrees
Read
+Library
Persimpangan Pilihan

Persimpangan Pilihan

"Baiklah, nggak ikut-ikut kalau masalah itu" "Sebel banget. Pagi-pagi sudah dicecar pertanyaan yang bikin suasana hatiku berubah gini" "Sudah paham sama resiko berpacaran,kan? Kalau nggak mau kayak gini nggak usah pacaran" "Argh, bicara denganmu tidak menemukan solusi" "Sekarang gini, Robby kayak gitu pasti punya alasan. Kamu pikir baik-baik kamu pernah melakukan apa?"
106.6K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as disagrees
Read
+Library
ABNORMAL

ABNORMAL

Gadis tujuh belas tahun itu abnormal. ***
9.96.2K viewsOngoingAdded to Library 230 Times as disagrees
Read
+Library
YOU

YOU

We're coming... Happy reading guys 😘 Kesya menatap marah pria yang tengah duduk sembari bersedekap santai di atas kursi kayu, dadanya kembang kempis karena amarah yang juga belum surut. Sudah satu jam mereka terlibat pertikaian tapi masih juga belum bertemu dengan titik terang. "Sean, aku tidak mau pindah dari sini." tukas Kesya mempertahankan pendapatnya.
9.911.0K viewsCompletedAdded to Library 242 Times as disagrees
Read
+Library
Unknown

Unknown

“Kali ini lu bener-bener gue awasin ya Bim” “Serah lu! Dah ah gak asik lo, temen lo terus yang disalahin”Aku beranjak pergi. “Bim.. Bimooo mau kemanee loo!”panggil Radit yang tak ku hiraukan. --- Fikiranku terus tertuju pada pernyataan Radit kalau Dea dan Bang Fahmi bertengkar. Sudah pasti gara-gara kemarin, komunkasi adalah masalah yang lumrah terjadi pada setiap pasangan di muka bumi ini. Aku jadi merasa tidak enak atas kejadian kemaren. Aku harus nemuin bang Fahmi, aku tidak ingin Dea disalahkan.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as disagrees
Read
+Library
Test Book

Test Book

Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.8K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as disagrees
Read
+Library
Perjanjian Yang Tak Terlupakan

Perjanjian Yang Tak Terlupakan

Eun Ji yang melihat kesedihan di wajah sang putra kemudian mendekat, dia menarik tangan Ernest untuk digenggam. "Tidak apa-apa, ini bukan salahmu jadi jangan merasa bersedih. Kita semua punya niat yang baik, jadi apa salahnya jika niat kita justru tidak diterima? Toh itu diluar kehendak kita bukan?" Eun ji menatap dalam-dalam manik mata sang putra dan suaminya secara bergantian. "Hmm ibu benar," balas Ernest setuju. "Mau bagaimana pun masalah ini hanya kesalahpahaman jadi tidak perlu terus dipikirkan," sahut Eun Ji lagi.
2.0K viewsCompletedAdded to Library 60 Times as disagrees
Read
+Library
LEBIH BAIK KITA BERPISAH

LEBIH BAIK KITA BERPISAH

Dia menduakan aku tanpa aku pernah tahu. "Emangnya, kalian putus kenapa? Kok kamu nggak bilang aku?" "Dia ngajak chek in." "Hah? Terus… terus?" "Ev, kamu tahu aku kan? Mana mungkin aku mau. Jadi, aku memutuskan kami lebih baik berpisah saja." "Dan tahu-tahu dia mau married. Cowok br*ngsek! Buaya darat!" Eve memaki sambil memukul-mukul meja. Untung saja ini jam istirahat sehingga ruangan kami sepi
1045.2K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as disagrees
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status