Digoda Suami Gaib
“K-Kau...”
“Masuklah... kalau bisa, kau hibur istrimu... meski aku berani bertaruh, kau tak akan mampu melunakkan kembali perempuan itu. Kau bukan melawan genderuwo kelas teri. Dia adalah raja. Dan hanya bisa dilawan dengan raja lain... juga oleh keimanan yang kuat... sayangnya, imanmu tak kuat. Setelah semula kau tidak percaya pada kami, kau sama sekali tidak percaya apapun yang nyata bagimu. Benar, kan? Agama hanya sekadar KTP, saja bagimu. Syarat untuk menjadi warga negara ini.”
“Hentikan, Kinanti. Aku sudah lelah berpikiran sulit.”
Bab Populer