Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MINE

MINE

Namun Davin tetaplah Davin, pria berhati keras yang lemah jika Ana tersakiti. Davin menghapus air matanya yang jatuh dan memutuskan untuk berbalik meninggalkan ruang inap Ana. Dia sudah memutuskan untuk mengungsi ke Jerman sementara waktu. Jika terus berada di Indonesia, Davin tidak yakin akan dapat menahan diri untuk tidak menemui Ana. Pernikahan Lucy juga diundur karena wanita itu juga perlu pengobatan khusus seperti Ana. Benda kecil yang ditanam Allen di tubuh mereka ternyata mengandung bakteri yang membuat mereka terinfeksi. Cara pemasangan yang asal-asalan itu membuat bakteri jahat bersarang di tubuh mereka. Namun keadaan Ana dan Lucy sudah mulai membaik sekarang karena perawatan dari d
1034.7K viewsCompletedAdded to Library 937 Times as shards
Read
+Library
PARALLEL

PARALLEL

Tara tetap tersenyum sambil mengangguk-angguk kecil. “Tunggu sebentar, aku akan mengecek persediaan.” “Okay!” Bagian dalam apotek tak lebih dari satu kali dua meter. Vash berdiri di pintu tepat di bawah plang Pharmacist yang bisa dilihat dari luar. Shasha agak lama berada di belakang hingga akhirnya kembali dan membawa sesuatu. Vash tidak sempat melihat barang yang dibawa Shasha. Ia merasakan bahaya dari belakang dan segera berbalik untuk menghadapi seseorang yang hendak menyerang.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as shards
Read
+Library
Test Book

Test Book

Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.8K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as shards
Read
+Library
RETAK

RETAK

papar Dela memberitahu dengan gelagat kehati-hatian. "Kenapa enggak berani?" Vitaloka bertanya dengan rasa penasaran dalam hati. Dela terlihat berpikir mencoba menyusun kalimat yang pas untuk diberitahukan pada Vitaloka. Namun, yang didengar dari tim sebelah, bahwa Rajaswala masih memiliki dendam pada keluarga Abibarata yang merupakan tambang bisnis properti hingga saham. Selebihnya Dela tidak tahu-menahu. Dia juga masih dibingungkan mengapa Rajaswala menyimpan dendam pada keluarga itu.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as shards
Read
+Library
DINAR

DINAR

jawab raccel menjelaskan Sungguh banyak kejutan disini, dinar sangat kagum dengan pulau ranland ini, dengan semua keajaiban yang dipunya dan sangat memanjakan mata ini. Dinar memegang batu-batu berkilau itu dan aoa yang terjadi dia tidak bisa memegangnya, seakan itu hanya bayangan saja, dia mencoba memegng yang lainnya juga tetap sama, sampai dia masuk kehamparan bercahaya itu ttp saja dia tidak merasakab apa-apa. "raccel kenapa aku tidak bisa memegangya?" tanya dinar penasaran "iya benar batu itu tidak bisa kamu oegang selagi bercahaya, tunggu sampai cahayanya hilang baru kamu bisa memegangya" jawab raccel dengan santai
105.7K viewsCompletedAdded to Library 210 Times as shards
Read
+Library
BLACKHOLE

BLACKHOLE

Alulaa mengikuti instruksi dari pihak seberang tanpa menyela sedikit pun. "Tekan tombol kecil diatas kameranya Laa, disini masih belum kesambung" "Eh ia, gimana?" "Udah, sekarang lo lihat botol kecil disamping revolver Itu?" "Hm" "Itu obat bius, yang botolnya transparan dosis rendah sedangkan botol berwarna kuning untuk dosis tinggi. Jarum suntik ada di pinggir koper. Sebaiknya lo bius dulu itu kakek tua biar gak bikin gagal kerjaan lo"
2.2K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as shards
Read
+Library
MAWAR

MAWAR

beritahu Nico. Pelayan itu mengangguk hormat sebelum undur diri. "Ruangan privasi, ya?" tanya Shenna dengan suara mengintimidasi. "Ya ruangan yang berisi kumpulan poto-potonya, mungkin dia sedang menangis di sana, memikirkan banyak hal tentangku," Nico menaruh gelas minuman yang sedari tadi dia pegang, "kau tidak terkejut mengetahui wanita itu masih hidup, Mam,"
105.9K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as shards
Read
+Library
Elements

Elements

Tapi baru saja Jaka selesai berkata… BUMM! Sinar merah tersebut kembali menyerang. “Sial! Ada penguasa api di antara mereka!” gumam Jaka, sekuat tenaga berusaha menahan kemudi agar tidak oleng. Shifa berusaha mengobati diri sendiri. Dia mengambil sebotol air mineral dan menyiramkannya ke atas lukanya, kemudian menarik napas dan menahannya beberapa saat. BUMM! BUMM!
102.7K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as shards
Read
+Library
BATARI

BATARI

"Portofolio? Jika yang Anda butuhkan adalah angka, mari kita bicara angka." Batari memberi isyarat kecil pada Theo. Dengan sigap, Theo membagikan berkas dokumen baru ke hadapan para pemegang saham. "Per hari ini, pukul delapan pagi tadi," Batari jeda sejenak, membiarkan ketegangan merayap di dada mereka, "V-Medica Group dan Arwana Hospitality telah menandatangani komitmen tertulis untuk menyerap seluruh saham yang dilepas pasar. Victor mendanai likuiditas domestik kita tanpa syarat."
10426 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as shards
Read
+Library
Liara

Liara

Ia masih sayang nyawa. Hagan punya satu teman tidur tetap. Namanya Jesi. Sudah setahun Hagan hanya memakai jasa Jesi dan begitu pun sebaliknya. Kemarin malam, Jesi sedang tidak ada. Entah ke mana perempuan itu pergi, Hagan tidak peduli. Kebutuhan biologisnya menuntut harus segera dipenuhi, Hagan melihat Liara. Malam itu adalah hari pertama Liara bekerja sebagai pelayan di Paradise Club.
9.534.8K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as shards
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status