Aftermath
"Wow! Keren juga anak itu. Bermodal ijazah SMA, bisa sampai ke ibukota. Padahal, aku yang merupakan calon sarjana saja tidak yakin akan segera mendapat kerja setelah lulus nanti."
Jihan tidak peduli. Ia sedang malas berbasa-basi. Yang ia inginkan hanyalah bocah idiot itu segera angkat kaki dari sini.
Merasa diabaikan oleh partner mengobrolnya, Juno memiliki ide untuk melakukan sesuatu yang dapat membuatnya menjadi pusat perhatian. Sebatang kembang api yang ada di genggamannya, ia sulut dengan sebuah pemantik tanpa aba-aba. Gemerlap pijar-pijar api menyembur, menghiasi langit malam yang monoton. Suara ledakannya membuat telinga Jihan pekak.
Bab Populer