Ruang Panas Bersama Guru Privat
“Kalau aku berhasil, apa dua kesempatan itu bisa aku ambil sekaligus?”
Kening Theo sempat berkerut. Ia memandang Alexa lebih dalam, menyadari arah pembicaraan yang mulai berbahaya. “Tidak,” katanya tegas. “Satu permintaan untuk setiap ujian besar yang kau lewati dengan nilai baik. Kalau hasil pertamamu bagus, kau dapat satu. Kalau ujian akhir nanti juga bagus, baru dua-duanya.”
Wajah Alexa langsung berubah masam. Ia berdecak sambil menyandarkan diri di sofa, memainkan ujung rambutnya dengan kesal. “Aku kira bisa dapat dua sekaligus,” gumamnya pelan.
Bab Populer