Rahasia Panas Cinta Terlarang
Ia berjalan menaiki tangga menuju kamarnya.
"Cinta akan datang setelah terbiasa, Nak, Cintya gadis yang cantik, pintar, sukses masih kurang apa lagi. Wanita sesempurna Cintya kamu tolak, apa kamu punya wanita lain yang lebih baik dari Cintya?? Kalau iya, bawa kehadapan mama," ujar Erina membuat Aaris menghentikan langkahnya sejenak.
Aaris menoleh ke arah sang mama yang sedang menatapnya, tanpa mengucapkan apapun Aaris melanjutkan langkahnya menuju kamar.