Liontin Pemikat Hasrat
Lalu, ia berjalan mendekati kain yang sedang dijemur di dekat api unggun.
“Kainku sudah kering, sepertinya sebentar lagi aku harus segera pergi,” ucap Putih, Aizar hanya mengangguk, mengiyakan.
“Aku minta maaf tidak bisa memberikan apa yang kamu harapkan, tetapi karena kamu sudah menolongku, dan sepertinya kamu akan melakukan perjalanan jauh, maka sebagai rasa terima kasih aku ingin memberimu kemampuan untuk membaca pikiran orang lain, agar kamu bisa menjaga dirimu dari orang-orang yang ingin berbuat jahat padamu,” ungkap Putih menyampaikan keinginannya. “Mendekatlah, duduk bersila di depanku...” pintanya pada Aizar.