Penjaga Hati Sang Nyonya
Beberapa saat nada dering terdengar sebelum akhirnya sambungan itu terhubung.
“Halo, Sandara? Ada apa?” suara Dewi terdengar tenang di seberang sana.
“Nyonya!” bisik Sandara cepat dengan suara tertahan, memastikan tidak ada orang yang berada di luar pintu kamarnya.
“Maaf kalau saya lancang menelepon, tapi ini sangat penting. Nyonya harus ekstra hati-hati sekarang.”
“Hati-hati? Maksudmu apa, Sandara? Ada masalah di mansion yang aku tidak tahu?” Dewi yang semula santai berubah serius.