Lima Jari Playboy
Untung saja, orang rumah tak ada yang mendengarnya.
“Kenapa kamu bersikap begitu ke aku, Caaaan?” Jasmine menyeka air mata. Dia bercermin dan memperhatikan refleksinya. Bagian kanan helai rambutnya sudah hampir habis, sedangkan bagian kiri helai rambutnya masih menyentuh bahu. Daripada tak seimbang begini, dia sudahi saja potongan rambutnya. Maka dari itu, dia arahkan lagi guntingnya ke rambut hitam legamnya. Ujung gunting itu bergetar. Terkena helai-helai rambut bagian kiri Jasmine, sehingga semuanya terpotong. Lalu, dia coba lagi mengarahkan gunting di helai-helai rambut bagian kiri yang belum terpotong. Akhirnya, helai-helai rambut bagian kiri juga hampir habis. Dia jadi mirip sekali den
Bab Populer